Breaking News:

Bulan Suci Ramadan

Mudik Dilarang, Tiket.com Ungkap Kondisi Pengajuan Refund Tiket Pesawat dan Hotel

Hingga saat ini belum ada dampak dari pelarangan mudik untuk masyarakat saat Hari Raya Idul Fitri 2021.

Tribunnews.com/Hari Darmawan
Public Relations Manager Tiket.com Sandra Darmosumarto di Bali, Senin (30/3/2021) mengatakan, hingga saat ini masih terbilang normal dan tidak melonjak secara signifikan dan masih dapat diatasi oleh Tiket.com. 

WARTAKOTALIVE.COM, BALI -- Pemerintah secara resmi mengumumkan kebijakan larangan mudik untuk masyarakat saat Hari Raya Idul Fitri 2021, sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia,

Terkait hal tersebut penyedia jasa perjalanan online yaitu Tiket.com menyebutkan, hingga saat ini belum ada dampak dari pelarangan mudik tersebut.

"Sejak pengumuman tersebut, hingga saat pengembalian tiket atau refund serta pengubahan jadwal keberangkatan di Tiket.com masih terbilang normal," ucap Public Relations Manager Tiket.com Sandra Darmosumarto di Bali, Senin (30/3/2021).

Video: Pekerja PO Bus Terminal Kalideres Taruh Harapan Besar pada Mudik Lebaran

Jadi, ungkap Sandra, hingga saat ini masih terbilang normal dan tidak melonjak secara signifikan dan masih dapat diatasi oleh Tiket.com

Sandra juga menjelaskan, untuk para pengguna jasa Tiket.com dapat mengajukan refund dengan cepat melalui aplikasi ataupun menghubungi customer care.

"Pengguna dapat menggunakan Smart Refund yang merupakan fitur dar electronic refund atau e-refund di dalam aplikasi Tiket.com," ujar Sandra.

Baca juga: Larangan Mudik, Menparekraf Sandiaga Ingatkan Pelaku Usaha Harus Optimis Kembangkan Wisata Lokal

Baca juga: Para Agen Tiket Bus Terminal Parung Pusing Tujuh Keliling, Berat Kalau Tak Ada Mudik Lagi Tahun Ini

Pengajuan refund yang dilakukan pengguna jasa, lanjut Sandra, akan dibantu oleh Tiket.com dan mengikuti ketentuan kebijakan refund dari masing-masing maskapai ataupun hotel.

Selain itu Sandra juga mengatakan, saat ini pihaknya masih fokus untuk membuat masyarakat dapat kembali melakukan perjalanan wisata.

"Hal ini tentunya untuk mendukung pemulihan ekonomi di destinasi wisata domestik Indonesia. Maka dari itu, kami akan terus memberikan kemudahan dan promo menarik untuk meningkatkan animo masyarakat untuk berlibur di Indonesia," kata Sandra. 

Baca juga: Para Agen Tiket Bus Terminal Parung Pusing Tujuh Keliling, Berat Kalau Tak Ada Mudik Lagi Tahun Ini

Para Agen Tiket Bus Terminal Parung: Berat Kalau Tak Ada Mudik Lagi Tahun Ini

Sementara itu Kebijakan pemerintah melarang aktivitas mudik pada Lebaran 2021 ini menuai reaksi negatif dari para agen penjual tiket bis di Terminal Parung, Kabupaten Bogor.

Mustakim (59), agen penjual tiket dari PO Tunggal Dara Putera dan PO Gunung Mulia keberatan dengan adanya larangan mudik ini.

“Ini seperti tahun lalu lagi. Bakalan sepi lagi ini,” kata Mustakim kepada Wartakotalive.com, Sabtu (27/3/2021).

Baca juga: Larangan Mudik Dinilai sebagai Kebijakan Plin-plan, Ekonomi Jadi Taruhan

Menurut dia, penumpang bis mengalami penurunan tajam selama Covid-19 ini.

“Biasanya setiap perjalanan penuh. Sekarang hanya 20 persen yang terisi,” paparnya.

Mustakim berharap pemerintah meninjau lagi kebijakan ini agar tidak merugikan pelaku bisnis transportasi.

“Kalau bisa mudik tidak usah dilarang. Ini kan tradisi setiap Lebaran. Yang penting protokol keeehatan harus diperketat dan penumpang dipastikan sehat,” imbuhnya.

Tanggapan senada diungkapkan Alkim (23), agen penjualan tiket dari PO Laju Prima.

Baca juga: MUI Kabupaten Bekasi Imbau Warga di Kawasan Zona Merah Covid-19 Jalani Salat Tarawih di Rumah Saja

“Berat kalau tidak ada mudik lagi tahun ini. Padahal setahun ini sudah berat banget bagi kami,” ujar Alkim.

Meskipun ada larangan mudik, PO Laju Prima akan tetap menjual tiket Lebaran.

“Kita tetap jual dan berangkatkan pemudik. Tahun lalu kita juga masih bisa berangkatkan pemudik tapi dengan mobil ukuran kecil,” jelasnya.

Tahun 2020 lalu, jumlah penumpang mudik PO Laju Utama turun sekira 50 persen.

Baca juga: Semua Orangtua Murid Serentak Setuju PTM, Disdik Bakal Tambah Lima Rombel di Tiap Sekolah

Baca juga: Tumbuhkan Semangat Belajar Anak Didik, Bupati Tangerang Imbau Seluruh Tenaga Guru Lakukan Hal Ini

“Kemungkinan tahun ini juga sekitar 50 persen saja yang terisi,” pungkasnya.

Seperti diketahui Pemerintah kembali melarang aktivitas mudik pada Lebaran 2021 ini.

Larangan ini dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 yang saat ini masih terjadi.

Kebijakan ini mendapat reaksi negatif dari para agen penjual tiket bis di Terminal Parung. (Hari Darmawan/Hironimus Rama)

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved