Breaking News:

Berita Nasional

Moeldoko Disebut Kembali Bohong, DPC Demokrat Pulau Seribu Kian Solid Dukung Kepemimpinan AHY

DPC Demokrat Pulau Seribu Pastikan Solid Dukung Kepemimpinan AHY. Hasil KLB Abal-abal Dinilai Tidak Akan Menggoyahkan Dukungan Kepada AHY

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Kolase Wartakotalive.com/Istimewa
Kolase Foto: Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Umum Partai Demokrat Moeldoko versi KLB 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyindir kebohongan Moedoko membuat kader partai berlambang Bintang Mercy itu menunjukan loyalitasnya.

Satu di antaranya disampaikan Ketua DPC Kepulauan Seribu, Neneng Hasanah.

Dirinya mengungkapkan tetap setia dan solid mendukung kepemimpinan AHY.

Menurutnya, hasil KLB abal-abal yang digelar beberapa waktu lalu tidak akan menggoyahkan loyalitas DPC PD Pulau Seribu pada kepemimpinan AHY.

"DPC Pulau Seribu akan tetap mendukung penuh kepemimpinan AHY. Kita berkomitmen tidak akan pernah berkhianat," ujar anggota DPRD DKI itu kepada wartawan pada Selasa (30/3/2021).

Dia menambahkan, cap jempol darah dan pernyataan janji setia yang pernah dilakukan 10 anggota DPRD DKI Jakarta bersama jajaran pengurus DPD PD DKI Jakarta merupakan keinginan dan suara hati yang tidak bisa dibantahkan.

"Buat kami, tidak ada kata pengkhianatan terhadap ketum, AHY. Karena hasil kongres 2020 merupakan yang sah dan tidak bisa diganggu gugat," tegas anggota Komisi D DPRD DKI itu. 

Baca juga: Penemuan Tas Mencurigakan di Areal Masjid Raya Ar-Rahman, Pondok Aren Meresahkan Warga

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko kembali berbohong.

Hal ini disampaikan AHY dalam konferensi pers di Gedung DPP Demokrat, pada Senin (29/3/2021)

"Kita pikir, setelah lebih dari tiga minggu tidak bersuara, KSP Moeldoko akan mengeluarkan argumen yang bernas, ternyata cuma pernyataan bohong lagi, dan bohong lagi," ujar AHY

Baca juga: Setahun Berlalu, Proses Hukum Kasus Peredaran Produk Kosmetik Tanpa Izin Edar Kian Buram

AHY juga menuding pernyataan Moeldoko juga menghasut dengan pernyataannya soal pertentangan ideologi.

AHY juga ungkapkan bahwa dirinya tidak kaget dengan polah Moeldoko, yang sejak awal telah melontarkan kebohongan terlibat gerakan kudeta Partai Demokrat.

"Kini para kader Demokrat dan masyarakat luas mempertanyakan, mohon maaf, kapasitas KSP Moeldoko. Bagaimana mungkin pejabat petinggi negara mengambil keputusan secara serampangan, gegabah emosional dan jauh dari akal sehat," kata AHY

Baca juga: Buku FPI yang Ditemukan di Kediaman Terduga Teroris Diketahui Karya Habib Rizieq Shihab

Meski begitu, AHY juga mengatakan pintu maaf masih terbuka untuk Moeldoko, meski para Kader dan Simpatisan marah dan kecewa.

"Sebagaimana yang saya sampaikan pada konferensi pers lalu, pintu maaf selalu ada untuk KSP Moeldoko, meskipun para kader dan simpatisan Partai Demokrat sangat marah dan kecewa dengan ulah KSP Moeldoko yang telah membegal Demokrat dan merusak demokrasi," kata AHY.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved