Breaking News:

Televisi

ANTV Melakukan Siaran Analog dan Digital Secara Bersamaan di 9 Kota di Indonesia, Kota Lain Menyusul

Sejalan dengan arahan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), ANTV melaksanakan penyiaran simulcast sejak Januari 2013.

Dokumentasi ANTV
Suasana ruang kontrol siaran ANTV. Pemerintah memutuskan kurang dari 2 tahun sejak sekarang, atau pada 2 November 2022, sistem penyiaran televisi analog akan berakhir. ANTV sebagai salah satu televisi nasional yang juga penyelenggara multipleksing telah melaksanakan penyiaran secara simulcast di 9 kota di Indonesia. Simulcast adalah melakukan siaran analog dan digital secara bersamaan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah memutuskan kurang dari 2 tahun sejak sekarang, atau pada 2 November 2022, sistem penyiaran televisi analog akan berakhir.

Bersamaan berakhirnya penyiaran analog, televisi akan beralih ke sistem penyiaran digital secara nasional.

Sejalan dengan arahan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) tersebut, ANTV melaksanakan penyiaran simulcast sejak Januari 2013.

Baca juga: Serial Paramavatar Shri Krishna Diputar ANTV Mulai 29 Maret 2021, Ceritakan Perjalanan Shri Krishna

Baca juga: Ariel NOAH dan BCL Duet Mencari Cinta di Perayaan Jejak Waktu ANTV 28 Tahun, Luna Maya: Ganteng!

Hal tersebut dilakukan ANTV dalam rangka persiapan migrasi sistem penyiaran televisi analog ke sistem penyiaran televisi digital itu.

ANTV sebagai salah satu televisi nasional yang juga penyelenggara multipleksing telah melaksanakan penyiaran secara simulcast di 9 kota di Indonesia.

Simulcast adalah melakukan siaran analog dan digital secara bersamaan.

Suasana ruang kontrol siaran ANTV. Pemerintah memutuskan kurang dari 2 tahun sejak sekarang, atau pada 2 November 2022, sistem penyiaran televisi analog akan berakhir. ANTV sebagai salah satu televisi nasional yang juga penyelenggara multipleksing telah melaksanakan penyiaran secara simulcast di 9 kota di Indonesia. Simulcast adalah melakukan siaran analog dan digital secara bersamaan.
Suasana ruang kontrol siaran ANTV. Pemerintah memutuskan kurang dari 2 tahun sejak sekarang, atau pada 2 November 2022, sistem penyiaran televisi analog akan berakhir. ANTV sebagai salah satu televisi nasional yang juga penyelenggara multipleksing telah melaksanakan penyiaran secara simulcast di 9 kota di Indonesia. Simulcast adalah melakukan siaran analog dan digital secara bersamaan. (Dokumentasi ANTV)

Sembilan kota itu adalah Jakarta (channel 34 UHF), Surabaya (channel 23 UHF), Semarang (channel 40 UHF) dan Yogyakarta (channel 35 UHF).

Ada pula Medan (channel 40 UHF), Sukabumi (channel 37 UHF), Purwokerto (channel 25 UHF), Sumedang (channel 47 UHF) dan Bandung (channel 47 UHF).

"Kami secara bertahap melanjutkan ke kota-kota lain di seluruh Indonesia," kata Ahmad Zulfikar, Presiden Direktur ANTV, dalam siaran pers, Rabu (31/3/2021) malam.

Baca juga: 26 Tahun Nike Ardilla Meninggal, ANTV Hadirkan Special Tribute Untuk Nike Ardilla di 28 Tahun ANTV

Baca juga: ANTV Gelar Perayaan 28 Tahun Jejak Waktu, Hadirkan KLa Project, NOAH dan BCL hingga Nike Ardilla

"Dengan migrasi ke siaran digital, pemirsa ANTV dapat menikmati tayangan yang lebih bersih, semakin jernih dan lebih canggih," lanjut Ahmad Zulfikar.

Pemirsa ANTV tidak perlu khawatir jika televisi di rumahnya belum memakai sistem digital dan tidak perlu membeli televisi baru yang digital.

Pemirsa, kata Ahmad Zulfikar, tetap dapat menikmati layanan digital dengan memakai tambahan set top box dengan harga terjangkau.

Baca juga: Ariel NOAH dan Bunga Citra Lestari Mesra di Jejak Waktu ANTV 28 Tahun, Duet Nyanyikan Mencari Cinta

Baca juga: Vice President Director ANTV Otis Hahijary Dikabarkan Sedang Mendekati Luna Maya, Benarkah?

Set top box adalah alat yang bisa dihubungkan ke perangkat televisi analog sehingga secara otomatis beralih ke digital.

Setelah tayang secara digital terrestrial (simulcast) di 9 kota, ANTV akan melanjutkan bertahap dan masuk ke sejumlah kota lain.

Rencananya, ANTV akan masuk ke Aceh, Banjarmasin, Pandeglang dan kota-kota lainnya di 11 provinsi lainnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved