Pembelajaran Tatap Muka

Penyebaran Virus Corona Menurun, Ada 28 SD dan 29 SMP Kota Bekasi Ajukan Pembelajaran Tatap Muka

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Krisman Irwandi menjelaskan jumlah SD dan SMP yang mengajukan pembelajaran tatap muka (PTM) bertambah.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Valentino Verry
dok. Humas Pemprov Jateng
Ilustrasi belajar tatap muka. Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Krisman Irwandi menjelaskan jumlah SD dan SMP yang mengajukan pembelajaran tatap muka (PTM) bertambah. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Krisman Irwandi menjelaskan jumlah SD dan SMP yang mengajukan pembelajaran tatap muka (PTM) bertambah.

Sebelumnya, PTM berbasis adaptasi tatanan hidup baru satuan pendidikan (ATHB-SP) telah dilakukan oleh 88 SD negeri dan swasta serta 22 SMP negeri, Senin (22/3/2021) lalu.

"Jumlah SD yang mengajukan bertambah 28 sekolah. Sedangkan SMP sebanyak 29 sekolah," ungkap Krisman saat dikonfirmasi, Selasa (30/3/2021).

Sebanyak 8 dari 29 SMP merupakan sekolah swasta.

Baca juga: Nyaris Tak Ada Pandemi Selesai Setahun Jadi Alasan Menkes Dukung Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

Baca juga: Olahraga, Ekskul, Hingga Kantin Dilarang Saat Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Baca juga: Soal Kebijakan Pembelajaran Tatap Muka, Ini Penjelasan Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor

Pihaknya terus mengadakan rapat koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bekasi untuk memperbarui data mengenai zona penyebaran Covid-19 pada lingkup RW.

Rapat koordinasi dimaksudkan agar pihaknya bisa melakukan penambahan atau nahkan pengurangan jumlah sekolah.

"Nah yang baru ini harus dilihat dulu proposal ajuannya. Kan di situ harus ada persetujuan orang tua, laporan penyebaran Covid-19 di wilayah RT dan RW-nya. Tentu kalau di zona merah enggak akan diizinkan," ucapnya.

Meski telah menerima pengajuan, Disdik bakal melakukan analisa zona kewilayahan sekolah-sekolah tersebut agar peserta didik dan guru-guru aman dari bahaya penyebaran Covid-19.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved