Vaksin Covid19

ASTRAZeneca Distop di Kanada, Wanita Muda Terbanyak Kena Dampak Buruk seusai Divaksin, Darah Membeku

Dampak buruk Vaksin AstraZeneca sebagian besar terhadap wanita muda, sehingga Kanada stop vaksin dari Oxford University ini.

Penulis: Suprapto | Editor: Suprapto
AFP/CARLOS OSORIO POOL
Pemberian Vaksin AstraZeneca di Kanada distop sementara setelah terjadi pembekuan darah sejumlah penerima vaksin. Wanita muda paling banyak terkena dampak buruk Vaksin AstraZeneca. 

* Vaksin AstraZeneca dihentikan di  Kanada

* Wanita paling banyak terkena dampak buruk Vaksin AstraZeneca

* Pembekuan darah pasien setelah disuntik AstraZeneca

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Kanada menghentikan pemberian Vaksin AstraZeneca untuk mencegah penyakit Covid-19.

Dalam kajian para pakar Kanada, vaksin AstraZeneca belum aman diberikan kepada mereka yang berusia di bawah 55 tahun.

Sejumlah kasus terjadi, beberapa pasien mengalami pembekuan darah setelah menerima suntikan Vaksin AstraZeneca yang diproduksi atau karya para pakar Oxford University, Inggris.  

Meski demikian, pakar merekomendasikan pemberikan Vaksin AstraZeneca untuk mereka yang berusia di atas 55 tahun atau kelompok manula (manusia lanjut usia). 

Wanita muda berusia di bawah 55 tahun diketahui paling banyak terkena dampak buruk Vaksin AstraZeneca.

Demikian berita terkini Wartakotalive.com bersumber dari AFP News Agency pagi ini.

1,1 Juta Vaksin AstraZeneca Sudah Ludes Distribusikan ke 7 Provinsi, Terbanyak di Jatim dan Bali

India Embargo Vaksin, Menkes Budi Gunadi: Pengiriman AstraZeneca ke Indonesia Maret-April Tertunda

Kanada Stop Vaksin AstraZeneca

Pakar Kanada pada hari Senin merekomendasikan penghentian penggunaan suntikan AstraZeneca Covid-19 untuk orang berusia di bawah 55 tahun, setelah sejumlah kecil pasien di luar negeri menderita pembekuan darah.

Provinsi Manitoba dan Quebec adalah yang pertama mengindahkan pedoman Komite Penasihat Nasional untuk Imunisasi dan Kesehatan (NACI) yang baru, dengan masing-masing wilayah bertanggung jawab atas program imunisasinya sendiri.

"Ada ketidakpastian yang substansial tentang manfaat pemberian vaksin AstraZeneca untuk orang dewasa di bawah usia 55 tahun," kata Wakil Kepala Kesehatan Masyarakat Kanada Howard Njoo dalam konferensi pers.

"Saat ini, kami menghentikan sementara penggunaan vaksin AstraZeneca untuk orang dewasa di bawah usia 55 tahun, menunggu analisis risiko-manfaat lebih lanjut," katanya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved