Breaking News:

Ariza Sebut Kebijakan Pemerintah Soal Larangan Mudik Sudah Cukup Baik

pemerintah melarang warganya mudik ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri demi menekan penyebaran Covid-19

WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, pemerintah daerah mendukung keputusan pemerintah pusat soal larangan mudik. 

Tujuannya untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 di daerah lain, termasuk Jakarta bilamana pemudik kembali ke Ibu Kota.

Namun, pemudik asal Ibu Kota pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H pada Mei 2021 mendatang diprediksi akan melonjak menyusul adanya larangan mudik sejak tahun lalu.

Sementara, pemerintah melarang warganya mudik ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri demi menekan penyebaran Covid-19 yang terjadi melalui interaksi langsung.

“Tahun lalu tidak mudik, tahun ini mungkin bisa lebih banyak, karena itu kebijakan pemerintah sudah cukup baik. Warga di seluruh Jakarta agar bisa mengerti bahwa tempat terbaik adalah di rumah bersama keluarga,” kata Ariza di Makodam Jaya, Jakarta Timur pada Selasa (30/3/2021).

Baca juga: Perekonomian di Kota Depok Mulai Bergeliat, Pemkot Depok Optimistis Penuhi Target PAD

Baca juga: Gagal Lolos Perampat Final Piala Menpora 2021, Igor Tetap Puji Performa Semua Pemain Tira Persikabo

Ariza mengatakan, masyarakat harus menahan diri meski pemerintah telah meminta mereka tetap berada di rumah saat lebaran. Jangan sampai, niat warga ke kampung halaman untuk bersilaturahmi dengan orangtua malah berujung petaka, karena membawa virus yang mengancam keselamatan mereka.

“Lebaran lakukan dengan cara virtual, soal SIKM (surat izin keluar masuk) Jakarta pada waktunya nanti akan kami umumkan,” ujar Ariza.

Menurut Ariza, saat ini tren penyebaran Covid-19 di Jakarta cenderung menurun. Hal ini didasari karena meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap gerakan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan), hingga upaya vaksinasi yang dilakukan pemerintah.

“Kita lihat trennya sudah menurun dan vaksinasi nasional meningkat terus. Kedua upaya ini yang kami tingkatkan terus, jangan sampai terhambat atau terganggu karena adanya mudik,” jelas Ariza.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, kasus aktif di Jakarta sampai Senin (29/3/2021) mencapai 7.767 orang. Sedangkan jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 380.706 kasus.

Angka itu terdiri dari 366.615 orang sembuh dengan tingkat kesembuhan 96,3 persen, dan 6.324 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7 persen.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved