Breaking News:

Spanduk Bengkel Mobil Terduga Teroris di Bekasi Bertuliskan Tagar Spirit 212

Terdapat spanduk bertuliskan Sinergy Motor, lalu dituliskan lengkap alamat nomor handphone hingga logo sejumlah merek mobil dan tagar spirit 212

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Muhammad Azzam
Suasana kontrakan bengkel terduga teroris di Kampung Kandang RT 07 RW 04 Jalan Raya Cikarang-Cibarusah, Desa Sukasari, Serang Baru, Kabupaten Bekasi, masih dijaga polisi, Senin (29/3/2021). 

Suasana panik mulai mereda setelah Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan meminta masyarakat untuk tidak panik dan tenang.

Anggota Kepolisian juga langsung meredam serta mengatur arus kendaraan yang sempat terhentik akibat suara ledakan tersebut.

Suara ledakan itu diduga bom rakitan milik terduga teroris yang berada di dalam rumah kontrakan tersebut. Bom diledakkan di lokasi, diduga karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk dibawa.

Sebelum suara ledakan itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran bersama Kabiv Humas Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono. Dalam keterangannya, hanya dibenarkan kegiatan di Kabupaten Bekasi ini merupakan penggerebekan dan penggeledahan terduga teroris. Akan tetapi, hubungannya dengan bom bunuh diri di Gejereja Katedral Makassar maupun jaringan terduga teroris itu akan dijelaskan oleh Kapolri petang nanti.

Baca juga: Suami Tusuk Teman yang Berhubungan Intim dengan Istrinya, Padahal 2 Bulan Menumpang di Rumahnya 

Baca juga: Korlantas Siap Luncurkan SIM Online Nasional, Perpanjang Masa Berlaku SIM Bisa dari Rumah

Baca juga: Sophia Latjuba Unggah Foto Pakai Baju Renang, Langsung Dibanjiri 2.700 Komentar, 50 and Still Hot

Marsim (76) warga setempat mengatakan bahwa lokasi penangkapan terduga teroris itu merupakan sebuah bengkel mobil.

Bengkel mobil itu sudah berdiri sejak empat tahun.

"Jadi itu kontrakan sekaligus bengkel mobil. Ada tiga orang yang tinggal di situ, saya engga tahu nama-namanya. Kalau pemilik kontrakannya si Haji Jari (65)," katanya kepada Wartakotalive.com, Senin (29/3/2021).

Ia menuturkan tak ada suatu mencurigakan, lokasi itu layaknya bengkel mobil pada umumnya.

Setiap hari warga banyak datang untuk memperbaiki kendaraannya.

"Saya enggak nyangka pas tau ada polisi, padahal di sini adem ayem aja. Kebetulan menantu saya ngontrak usaha kaca film disampingnya," ungkap dia.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved