Breaking News:

Pendidikan

Sekolah Pembelajaran Tatap Muka di Kota Bekasi Bertambah Lagi, Dapat Tanggapan Positif dari Orangtua

Kadis menjelaskan mendapatkan respons positif baik dari siswa maupun orang tua murid yang telah cukup lama melakukan pembelajaran jarak jauh

dok. Humas Pemprov Jateng
Sekolah yang mengadakan pembelajaran tatap muka di Kota Bekasi akan bertambah lagi jumlahnya. foto Gubernur Ganjar Pranowo melihat simulasi pembelajaran tatap muka di SMA N 1 Parakan, Temanggung, Kamis (10/9/2020). 

Jumlah Sekolah yang Gelar Pembelajaran Tatap Muka di Kota Bekasi Bakal Ditambah

WARTAKOTALIVE.COM, Bekasi Selatan -- Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatulah menjelaskan telah mengadakan evaluasi pasca sepekan diberlakukannya kembali pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Bekasi.

Kadis menjelaskan mendapatkan respons positif baik dari siswa maupun orang tua murid yang telah cukup lama melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di rumah.

"Terus pandangan orang tua, masyarakat terhadap ATHB ini memang perlu dilanjutkan. Kebetulan kan saya wawancara dengan anak langsung, nah itu malah sangat efektif, bahkan dia malah sangat senang karena hampir satu tahun di rumah," ungkap Inayatulah saat dikonfirmasi, Senin (29/3/2021).

Baca juga: Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Akui Sedikit Khawatir Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Ini Alasannya

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di Kota Depok Tunggu Pengumuman Data Terbaru dari Satgas Covid-19

Oleh sebab itu, pihaknya akan mengadakan rapat kajian bersama instansi terkait pada siang ini, guna melakukan penambahan rombongan belajar (rombel) di setiap sekolah.

Diketahui bahwa PTM yang digelar pada Senin (22/3/2021) lalu, di 110 sekolah, hanya dilakukan sebanyak 3 rombel dengan jumlah siswa 15-18 orang, atau setengah dari kapasitas maksimal dala 1 kelas.

"Ditambah juga rombelnya, kalau sekarang kan baru tiga rombel. Nah ini akan ditingkatkan lagi secara bertahap jadi 5 rombel, jadi 5 kelas dikali 18 siswa," ujarnya.

Begitu pula dengan jumlah sekolah SD negeri dan swasta beserta SMP negeri.

Kepastian terhadap kebijakan tersebut masih akan didiskusikan dengan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.

"Pekan depan insyaallah akan bisa kita tambah, tapi nanti belum kita keluarkan surat perintahnya, apakah nanti mulai tanggal 30 Maret atau tanggal 1 April, nanti bertahap," kata Inayatulah.

Baca juga: Ratusan Sekolah Ajukan Permohonan Pembelajaran Tatap Muka, Sekdis Pendikan: Penuhi Dulu 4 Hal Ini

Halaman
1234
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved