Breaking News:

Berita Jakarta

Permudah Masyarakat Awasi Kinerja Pemprov DKI, Anies Baswedan Bakal Bangun Sistem Informasi Aspirasi

Permudah Masyarakat Awasi Kinerja Pemprov DKI, Anies Baswedan Bakal Bangun Sistem Informasi Aspirasi. Berikut alasannya

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dwi Rizki
infopublik.id
Gubernur Anies Baswedan hadir dalam launching Buku Potret Jakarta 2020 lewat zoom pada Minggu (31/1/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memerintahkan Badan Pembangunan Perencanaan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta untuk membuat sistem informasi aspirasi.

Hal tersebut disampaikan Anies saat membuka musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) kota/ kabupaten DKI Jakarta tahun 2021 secara virtual pada Senin (29/3/2021).

Anies mengatakan, sistem informasi ini bertujuan agar masyarakat mengawasai dan mengetahui aspirasi mana yang sedang dikerjakan, serta aspirasi mana yang membutuhkan waktu untuk mengerjakannya.

Dengan harapan, masyarakat dapat memantau kinerja pemerintah daerah.

“Masyarakat kini memiliki kesadaran bahwa tak mungkin semua hal dikerjakan saat ini juga. Pembangunan perlu waktu dan prioritas, tapi itu bukan berarti kita tidak menginformasikan,” kata Anies dalam keterangan tertulis pada Senin (29/3/2021).

Anies juga menekankan agar dalam Musrenbang kali ini membahas bagaimana mewujudkan program prioritas yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Di mana setiap usulan dan aspirasi di tiap-tiap kota/ kabupaten administrasi nantinya juga harus sejalan dengan kebijakan tingkat provinsi.

“Saya ingin memastikan saja, semua janji (program prioritas) harus dipastikan terlaksana, karena itu komitmen yang sudah diterjemahkan ke RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah). Itu harus dipastikan berjalan dengan baik karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Warga Tak Menaruh Curiga, Walau Kontrakan Terduga Teroris Bekasi Ramai Aktivitas Hingga Larut Malam

Dalam kesempatan itu, Anies memberikan arahan agar seluruh jajaran mengoptimalkan anggaran yang ada.

Sebab, seperti diketahui, ekonomi di Jakarta mengalami kontraksi luar biasa karena pandemi dan pembatasan kegiatan yang diterapkan guna menekan penyebaran virus Covid-19.

Baca juga: Teror Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar Dinilai Tambah Derita Masyarakat di Tengah Pandemi

“Di masa pandemi ini kita alami kontraksi ekonomi luar biasa, sehingga yang menjadi prioritas kita adalah dengan anggaran yang ada seoptimal mungkin untuk kepentingan masyarakat (terutama pemenuhan kebutuhan dasar),” katanya.

“Sekaligus sebisa mungkin menyiapkan stimulus untuk menggerakkan perekonomian, jika ekonominya bergerak maka akan juga memberikan manfaat bagi kita melalui pajak,” tambahnya. (faf)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved