Breaking News:

Dugaan Korupsi Pengadaan QCC

Klaim Beli QCC Lewat Penunjukan Langsung Untungkan Negara, RJ Lino: Harusnya Saya Dikasih Bintang

Menurut RJ Lino, keputusan penunjukan langsung itu lebih menguntungkan negara ketimbang pembelian QCC lewat proses lelang.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/ILHAM RIAN PRATAMA
RJ Lino sebelum menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (29/3/2021). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Mantan Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost (RJ) Lino mengklaim tindakannya membeli Quay Container Crane (QCC) lewat penunjukan langsung terhadap HuaDong Heavy Machinery Co Ltd (HDHM) dari Cina, justru menguntungkan negara.

Tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan tiga unit QCC di PT Pelindo II (Persero) Tahun 2010 itu mengklaim tidak merugikan negara.

Menurut RJ Lino, keputusan penunjukan langsung itu lebih menguntungkan negara ketimbang pembelian QCC lewat proses lelang, seperti yang dilakukan Pelindo II pada 2012.

Baca juga: Tak Ada Pemicu, Polisi Pastikan Benda Mencurigakan di Rumah Ahmad Yani Bom Palsu

"Saya kasih contoh crane yang saya beli di 2010 itu harganya lebih murah 500 ribu dolar AS daripada lelang tahun 2012."

"Jadi seharusnya kalau mau dikonversi," ucap RJ Lino sebelum menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (29/3/2021).

RJ Lino pun mempertanyakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang tidak memperhitungkan keuntungan 500 ribu dolar AS yang didapat negara atas pembelian crane tersebut.

Baca juga: Kecanduan Narkoba, Pria Ini Begal Handphone Lalu Dijual, Hasilnya Buat Beli Sabu

"Saya enggak ingat namanya kalau dibanding dengan 2012 itu barangnya sama dengan yang penunjukan langsung 2010."

"Tapi yang 2010 itu lebih murah 500 ribu dolar AS."

"Jadi harusnya saya dikasih bintang, bukan dijadikan tersangka," kata RJ Lino.

Baca juga: Effendi Simbolon: Megawati Kromosom PDIP, di Kos-kosan Sebelah Pendirinya Masih Dipertentangkan

KPK sebelumnya telah menetapkan RJ Lino sebagai tersangka pada Desember 2015.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved