Breaking News:

Vaksinasi Covid19

India Lakukan Embargo, Stok Vaksin Covid-19 Indonesia Cuma Cukup Sampai 15 Hari Lagi

Jika sesuai rencana, Indonesia akan menerima 11 juta dosis vaksin Covid-19 dari COVAX GAVI yang akan diterima secara bertahap hingga Mei 2021.

Editor: Yaspen Martinus
Biro Pers Setpres/Rusman
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, program vaksinasi Covid-19 yang tengah genjar dilakukan pemerintah terkendala pasokan vaksin. 

"Ini ada berita buruk."

Baca juga: Usul Jabatan 3 Periode, Arief Poyuono: Tahun Pertama Presiden Enggak Kerja, Mikirnya Dagang Kerbau

"India ini sedang naik (kasus Covid-19), karena naik, India embargo vaksin enggak boleh keluar lagi vaksinnya."

"Enggak kirim ke COVAX GAVI, karena memang India adalah pabrik vaksin terbesar di dunia di luar Cina."

"Jadi Novavax, AstraZeneca, juga kabarnya Pfizer dibuat di sana," terang Budi.

Update Vaksinasi

Sejak program vaksinasi Covid-19 dimulai pada 13 Januari 2021, pemerintah sudah menyuntikkan dosis pertama kepada 7.343.746 (18,20%) penduduk hingga Senin (29/3/2021).

Sedangkan dosis kedua sudah diberikan kepada 3.294.934 (8,170%) orang.

Dikutip dari laman kemkes.go.id, rencana sasaran vaksinasi Covid-19 di Indonesia adalah 181.554.465 penduduk yang berumur di atas 18 tahun.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pemerintah Tiadakan Mudik Lebaran 2021, Jatah Cuti Cuma Sehari

Hal ini untuk mencapai tujuan timbulnya kekebalan kelompok (herd immunity).

Karena ketersediaan jumlah vaksin Covid-19 bertahap, maka dilakukan penahapan sasaran vaksinasi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved