Breaking News:

Berita Nasional

Tingkatkan Investasi Daerah, Kemenhub Optimalkan Tol Laut di Gunungsitoli

Optimalisasi ini untuk meningkatkan kelancaran distribusi komoditas dan mengurangi disparitas harga antar di daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar

Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Ilustrasi kapal barang.(SHUTTERSTOCK) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, KSOP Gunungsitoli tengah melakukan optimalisasi muatan Tol Laut.

Optimalisasi ini untuk meningkatkan kelancaran distribusi komoditas dan mengurangi disparitas harga antar di daerah 3T (Tertinggal, Terpencil, Terluar), seperti Kepulauan Nias.

Adanya jaringan trayek kapal tol laut ke Kepulauan Nias melalui Pelabuhan Gunungsitoli sangat membantu masyarakat memperoleh komoditas barang dan mengurangi disparitas harga, sehingga masyarakat dapat merasakan harga barang yang terjangkau dan memperoleh pemerataan barang secara memadai.

Baca juga: Mudahkan Akses Pengiriman Logistik, Kemenhub Membuka Rute Baru Tol Laut Papua-Papua Barat

Baca juga: Larangan Mudik Dinilai sebagai Kebijakan Plin-plan, Ekonomi Jadi Taruhan

Trayek kapal tol laut akan melayani rute Gunungsitoli - Teluk Bayur - Tanjung Priok Pulang Pergi dan memiliki jadwal minimal dua kali sebulan.

Ketepatan waktu kapal sesuai jadwal yang sudah direncanakan, sehingga memudahkan masyarakat atau pelaku usaha untuk mengirim komoditas barang maupun hasil alam yang dikirim keluar baik di Pulau Sumatera dan Pulau Jawa.

Kepala KSOP Gunungsitoli, Merdi Loi mengatakan optimalisasi Tol Laut dapat meningkatkan investasi daerah, khususnya untuk peningkatan nilai tambah sebagai muatan balik guna mewujudkan peningkatan kesejahteraan perekonomian masyarakat.

Baca juga: Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Kemenhub Siapkan Aturan Pengendalian Transportasi

"Saat ini Kantor KSOP Gunungsitoli terus bekerja keras dengan turun langsung ke lapangan untuk melakukan kolaborasi dan sinergi dengan seluruh dinas instansi terkait," tutur Merdi, Minggu (28/3/2021).

Kemenhub terus melakukan koordinasi lintas sektoral, sekaligus mensosialisasikan Pemanfaatan Kapal Tol laut yang biaya pengangkutan jauh lebih murah dan efisien, serta memiliki rencana pola trayek yang liner dan tersistematis kepada pelaku usaha atau pengusaha diwilayah se-Kepulauan Nias.

Baca juga: VIDEO Mau Naik Kapal Layar Phinisi Keliling Pulau Seribu, Siapkan Rp 25 Juta

"Kami berharap adanya sinergi dan koordinasi optimalisasi Tol Laut ini dapat membantu masyarakat atau pelaku usaha mendapatkan manfaat yang lebih maksimal," terang Merdi. (Lita Febriani)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved