Breaking News:

Khawatir Terulang, Lokasi Penembakan Ibu Hamil Kader Jumantik di Ciracas Bakal Dipasangi CCTV

Lokasi penembakan kader jumantik di Ciracas bakal dipasangi CCTV untuk mencegah aksi serupa terulang kembali.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Max Agung Pribadi
Istimewa
ILUSTRASI Penembakan 

WARTAKOTALIVE.COM, CIRACAS - Lokasi penembakan yang menimpa Anah, (41) seorang wanita hamil dan juga kader Jumantik di Jalan Kampung Baru I RT 09/RW 09, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, akan dipasang CCTV

Ketua RT 09/RW 09 Kelapa Dua Wetan, Achmad Joko Haryanto mengatakan warga setempat saat ini dirundung ketakutan peristiwa serupa akan kembali terulang untuk kesekian kalinya. 

Pasalnya sebelum penempakan yang menimpa Anah pada Rabu (24/3/2021) lalu, aksi serupa juga menimpa warga lainny, Demin Sitinjak (69) pada bulan November 2020 silam.

Baca juga: Kader Jumantik di Ciracas Tertembak saat Cek Jentik Nyamuk, Lurah Desak Polisi Tangkap Pelaku

"Lokasi penembakan Bu Anah dan Pak Sitinjak itu berdekatan, lokasinya sepi. Makanya antipasi biar enggak ada kasus serupa kita berencana pasang CCTV di lokasi," kata Joko, Minggu (28/2/3/2021).

Menurut Joko, kehadiran CCTV tersebut supaya bisa mencegah timbulnya aksi kejahatan jalanan sekaligus memberikan rasa aman terhadap warga setempat yang belakangan sudha resah. 

Sebenarnya pascakejadian, jajaran Polres Metro Jakarta Timur sudah mengamankan CCTV dari rumah Sitinjak yang jaraknya sekitar 500 meter dari lokasi penembakan Anah 

Baca juga: Lagi Kontrol Jentik Nyamuk, Paha Kader Jumantik Tengah Hamil Tertembak di Ciracas, Darah Bercucuran

Hanya saja tidak diketahui apakah penembakan yang dialami Anah pada bagian belakang paha kanannya itu sempat terekam kamera CCTV dari rumah Sitinjak.

"Kita enggak tahu apa kasus penembakan Pak Sitinjak dengan Bu Anah ini terkait atau tidak. Yang pasti warga takut dan heran dengan adanya kejadian ini, kok bisa sampai dua kali," ujarnya.

Ditambah lagi kedua kasus penembakan tersebut hingga kini belum menemui titik terang ataupun berhasil menangkap pelaku tersebut. 

Baca juga: Minimalisir Penyebaran Wabah DBD dan Chikungunya, Dinkes Kota Tangerang Terjunkan Tim Jumantik

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan mengatakan tidak ditemukan adanya unsur peluru nyasar dalam penembakan Anah berdasarkan hasil dari penyelidikan sementara. 

"Pelaku belum tertangkap," tutur Erwin.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved