Breaking News:

Bom Gereja Katedral Makassar, Gema Santri Nusa Keluarkan 10 Pernyataan Sikap, Siap Bentuk Satgas

Pihaknya menyebut seakan masih saja ada teror bom di bumi pertiwi ini meski anggaran penanggulangan terorisme sangat besar.

Editor: Mohamad Yusuf
twitter
Seorang satpam yang menyebut sempat menghalangi pelaku bom gereja Katedral Makassar 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gerakan Mitra Santri Nusantara (Gema Santri Nusa) mengeluarkan 10 pernyataan sikap atas kejadian teror bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3//2021).

Di mana teror bom bunuh diri Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan ini mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, serta menimbulkan ketakutan.

Pihaknya menyebut seakan masih saja ada teror bom di bumi pertiwi ini meski anggaran penanggulangan terorisme sangat besar.

"Insiden ini menimbulkan kecaman dari berbagai pihak termasuk dari Gema Nusa," kata KH Akhmad Khambali Ketua Umum Gema Nusa, dalam siaran tertulisnya, Minggu (28/3/2021).

"Berkaitan dengan peristiwa tindakan bom bunuh diri tersebut, kami segenap Pengurus Gema Santri Nusa dengan ini menyatakan sebagai berikut," tambahnya.

1.Teror Bom di Gereja Katedral, Ketua Umum Gema Santri Nusa menghimbau Masyarakat tidak menyebarkan Foto foto Kejadian

2. Gema Santri Nusa Menyampaikan rasa duka yang mendalam atas tragedi tersebut, serta berdoa agar kekuatan Iman dan Kasih dari Tuhan menyertai seluruh anggota keluarga yang sedang berduka dan keluarga besar Keuskupan Agung Makassar.

3. Gema Santri Nusa mengutuk Bahwa tindakan Bom Bunuh Diri dengan alasan apa pun yang bertentangan dengan Hukum dan Hak-hak Asasi Manusia serta atas nama Agama sangat bertentangan dengan nilai-nilai moral, agama dan norma hukum yang berlaku dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

4. Gema Santri Nusa Mengecam keras terhadap tindakan Bom Bunuh Diri tersebut karena dapat merusak nilai-nilai kemanusiaan, agama, sosial, dan hukum.

5. Gema Santri Nusa Meminta kepada seluruh umat Beragama agar tetap tenang dan tidak terpancing dengan aksi-aksi yang bisa menimbulkan konflik antar umat beragama yang di dalangi oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, dan tetap memperlihatkan sikap spiritualisme dengan hidup berdasarkan kebenaran Agama sebagai pedoman hidupnya

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved