Breaking News:

Pandemi Virus Corona

Tiket.com: Pandemi Virus Corona Menjadi Kesempatan Destinasi Wisata Domestik untuk Rebound

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia membuat sektor pariwisata sangat berdampak, karena adanya kebijakan terkait pembatasan perjalanan orang.

Editor: Valentino Verry
Tribunnews.com
VP Brand Marketing Tiket.com Marissa Risa dalam acara diskusi Optimizing Digital Marketing to Revive Tourism Industry and Socialization of the CHSE Certification di Labuan Bajo, NTT, Sabtu (27/3/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang melanda dunia membuat sektor pariwisata sangat berdampak, karena adanya kebijakan terkait pembatasan perjalanan orang untuk mencegah penyebaran virus ini.

Pandemi Covid-19 di Indonesia ini sendiri, sudah berlangsung selama lebih dari satu tahun sejak kasus pertama yaitu Maret 2020.

Saat ini, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melakukan berbagai upaya untuk melakukan pemulihan sektor pariwisata yang terdampak pandemi.

Beberapa kebijakan seperti ajakan untuk masyarakat untuk berlibur di Indonesia saja.

Baca juga: Epidemiolog Pertanyakan Kebijakan Aneh Pemerintah, Larang Orang Mudik tapi Dorong Warga Berwisata

Baca juga: Andika Hazrumy Sebut Pemprov Banten Menargetkan Masuk 10 Besar Destinasi Wisata Halal

Pemerintah juga menghadirkan program Destinasi Super Prioritas, program ini memprioritaskan destinasi di wilayah Indonesia seperti Labuan Bajo, Danau Toba, Mandalika, Borobudur dan juga Likupang.

Sejalan denga hal itu VP Brand Marketing Tiket.com Marissa Risa yang biasa disapa Icha mengatakan, di tengah situasi pandemi ini tentunya menjadi kesempatan bagi pariwisata domestik untuk rebound.

Menurutnya, sebelum pandemi masyarakat yang melakukan liburan cenderung banyak ke luar negeri dan esensi liburan saat itu adalah mengunjungi destinasi di luar negeri.

"Padahal, di Indonesia sendiri banyak destinasi wisata yang sangat menarik dan juga unik seperti di Labuan Bajo yang menawarkan keindahan alamnya," kata Icha secara virtual dalam acara Diskusi Optimizing Digital Marketing to Revive Tourism Industry and Socialization of the CHSE Certification di Labuan Bajo, NTT, Sabtu (27/3/2021).

Icha juga mengatakan, saat ini perlu adanya informasi wisata domestik di Indonesia kepada masyarakat. Hal ini tentunya agar masyarakat memiliki minat untuk liburan ke berbagai wilayah di Indonesia.

Baca juga: PPKM Mikro Diperpanjang 9-22 Maret 2021, Wagub Ariza: Destinasi Wisata Jakarta Buka, Ini Aturannya

Baca juga: Citra Merilis Produk Edisi Terbatas yang Terinspirasi dari Tiga Destinasi Wisata

"Masyarakat saat ini, cenderung belum banyak mengetahui destinasi wisata di Indonesia contohnya Labuan Bajo sebetulnya bukan hanya soal keindahan alamnya saja tetapi banyak hal yg menarik dari masyarakat di sana," ucap Icha.

Dengan memberikan informasi tersebut, lanjut Icha, tentunya dapat memunculkan minat masyarakat untuk pergi berlibur di Indonesia. Selain itu informasi tentang pengalaman apa saja yang bisa di dapat di wilayah tersebut juga dapat meningkatkan keinginan mereka untuk pergi berlibur. (Hari Darmawan) 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved