Breaking News:

Tak Ada Pemicu, Polisi Pastikan Benda Mencurigakan di Rumah Ahmad Yani Bom Palsu

Bom palsu itu ditemukan di Jalan Camar, Cipinang Indah, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (26/3/2021) pagi.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Yaspen Martinus
IST
Sebuah benda mencurigakan yang diduga bom ditemukan¬† perumahan Cipinang Indah, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (26/3/2021) pagi. 

Kepolisian merespons pelemparan benda asing ke rumah Ahmad Yani, oleh orang tak dikenal.

Saat ini, tim dari Gegana Mabes Polri menangani hal tersebut.

"Ini masih berlangsung ini dari Gegana," kata Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit Ajun Komisaris Budi Esti saat dikonfirmasi, Jumat (26/3/2021).

Baca juga: Sensitivitas RT Lamp Saliva, Alat Tes Covid-19 Menggunakan Air Liur, Tembus 94 Persen

Budi mengatakan, benda mencurigakan itu ditemukan pagi tadi sekitar pukul 6.30 WIB di Perumahan Cipinang Indah Jaya, Jakarta Timur.

"Ini masih penanganan," terangnya.

Periksa CCTV

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat menyampaikan pihaknya telah mengamankan bom palsu tersebut untuk diidentifikasi.

Nantinya, Polri juga akan mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi.

"Ini kan baru saja kejadian, yang dilakukan kepolisian adalah mengamankan barang yang diduga (fake bom) itu."

Baca juga: Hari Ini Indonesia Kedatangan 16 Juta Vaksin Covid-19 Sinovac Lagi, Total Sudah 53,5 Juta Dosis

"TKP-nya tidak ada korban, tidak ada ledakan."

"Kemudian dilakukan olah TKP untuk dilakukan pemeriksaan," beber Tubagus di kediaman Ahmad Yani, Cipinang Indah, Duren Sawit, Jakarta, Jumat (26/3/2021).

Tubagus menyampaikan pihaknya juga akan menggali keterangan sejumlah saksi untuk mendalami kasus tersebut.

Baca juga: Polisi Tak Temukan Unsur Pidana, DPR Minta PPATK Buka 92 Rekening FPI yang Diblokir

Khususnya, apakah ada orang yang mencurigakan di sekitar TKP tersebut.

"Kan belum dilakukan pemeriksaan (saksi). Kan baru sama-sama datangnya."

"Sementara dalam hal ini barang tersebut tidak meledak, sehingga saat ini masih dilakukan pendalaman, diduga itu merupakan fake bomb atau diduga bom palsu."

Baca juga: Besok Sidang Rizieq Shihab Digelar Offline, 1.985 Personel Aparat Gabungan Bakal Jaga PN Jaktim

"Kenapa fake bomb? Karena menyerupai atau dimirip-miripin (bom)," ungkap Tubagus.

Tubagus menyatakan penyidik telah mengidentifikasi sementara fake bomb tersebut.

Di dalam barang tersebut, tidak ada komponen atau unsur yang diduga terkait dengan bom.

Baca juga: Apa Kabar Dua Laporan Terhadap Abu Janda di Bareskrim? Ini Kata Polri

"Kita sudah bekerja sama dengan Satbrimob Polda metro untuk diamankan dan untuk dibawa."

"Barangnya menyerupai bom tetapi unsurnya tidak lengkap dan masih perlu pendalaman terkait masalah itu," paparnya.

Atas dasar itu, ia menyampaikan pihaknya menduga sementara ini barang mencurigakan barang tersebut adalah fake bomb.

Jam Masih Hidup

Benda mencurigakan diduga bom yang dilempar ke rumah Ahmad Yani, berupa tabung dan jam dalam kondisi masih hidup.

Berat benda mencurigakan itu sekitar 2 kilogram.

Awalnya, Ahmad Yani melihat benda itu berdasarkan informasi dari asisten rumah tangga (ART) sekitar pukul 6.30 WIB. Benda mencurigakan berwarna hitam tersebut dibungkus di dalam tas dan tegeletak di pekarangan rumahnya.

Baca juga: Megawati: Yang Ngomong Jokowi Mau Jabat 3 Periode Itu yang Sebetulnya Kepengin

"Dia coba buka dan angkat tersebut berat, kurang lebih 2 kilogram, pembantu saya langsung hubungi satpam perumahan ini."

"Satpam memindahkan tas itu kurang lebih 2 meter," jelas Ahmad Yani.

Ia menuturkan, tas tersebut pun dibuka oleh petugas keamanan setempat.

Baca juga: RT Lamp Saliva Mampu Deteksi Varian Covid-19 dari Inggris B117 Lewat Air Liur

Ternyata tas itu berisikan benda semacam tabung dan jam yang tampak masih dalam kondisi hidup.

"Ternyata ada benda model seperti tabung, terus di ujung tabung ada jam masih hidup."

"Saya turun, saya duga feeling saya bom."

"Saya suruh pergi terus ada Pak RT, langsung kita beri informasi kepada polisi terdekat," terangnya. (*)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved