Pertamina Terus Dukung UMKM Binaan, Begini Kisah Mitra Binaan Sambal Kemasan Milik Eka

Mulai 2018, Eka memberanikan diri menjadi mitra binaan Pertamina. Setelah disurvei, usahanya pun mendapatkan pinjaman modal.

Editor: Ichwan Chasani
Dok. Humas Pertamina MOR III
Eka Dji Djaelani tak pernah mengira jika hobinya mengkonsumsi makanan pedas memberikan ilham untuk memulai usaha pembuatan sambal kemasan. Dengan menjadi mitra binaan Pertamina, kini ia memiliki usaha Sambalekoy untuk menambah penghasilan keluarga. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Eka Dji Djaelani tak pernah mengira jika hobinya mengkonsumsi makanan pedas memberikan ilham untuk memulai usaha pembuatan sambal kemasan.

Dengan ketekunannya bereksperimen, kini ia memiliki usaha Sambalekoy untuk menambah penghasilan keluarga.

Menurut perempuan berusia 36 tahun tersebut, awalnya ia selalu membawa sambal buatannya ke kantor sebagai pelengkap makan siang bersama teman-teman sejawat.

“Ternyata teman-teman suka dengan sambal buatan saya. Akhirnya pada 2017 saya membuat sambal kemasan tanpa label. Alhamdulillah, respon teman-teman kantor sangat positif,” ujar Eka.

Dari situ, Eka belajar membuat sambal agar tidak cepat basi, cara mengemasnya, dan membuat label sambal kemasan tersebut.

“Saya melihat proses pembuatan sambal kemasan dari YouTube. Agar makin dikenal orang, saya kasih label Sambalekoy. Saya juga minta tolong teman untuk mendesain stiker yang ditempel di kemasannya,” katanya.

Eka Dji Djaelani tak pernah mengira jika hobinya mengkonsumsi makanan pedas memberikan ilham untuk memulai usaha pembuatan sambal kemasan. Dengan menjadi mitra binaan Pertamina, kini ia memiliki usaha Sambalekoy untuk menambah penghasilan keluarga.
Eka Dji Djaelani tak pernah mengira jika hobinya mengkonsumsi makanan pedas memberikan ilham untuk memulai usaha pembuatan sambal kemasan. Dengan menjadi mitra binaan Pertamina, kini ia memiliki usaha Sambalekoy untuk menambah penghasilan keluarga. (Dok. Humas Pertamina MOR III)

Eka mengakui, upayanya menambah penghasilan keluarga di sela-sela kesibukannya sebagai karyawan dan ibu dua anak tidak berjalan mulus.

Banyak kegagalan yang ia rasakan ketika merintis usahanya, seperti rasa kurang pas ketika diproduksi dalam jumlah banyak, kemasan kurang bagus, dan lain-lain. Namun ia tak pernah patah arang. 

“Semua itu adalah proses yang harus saya lalui. Memulai usaha dari nol tidak hanya membutuhkan kalkulasi yang matang, tetapi juga yang terpenting dibutuhkan ketekunan dan keikhlasan dalam menjalaninya sehingga tidak mudah menyerah. Selain itu, faktor higienitas harus diperhatikan dalam proses produksi,” ceritanya.

Perlahan tapi pasti, dengan dua varian rasa sambal, yaitu rasa teri medan dan rasa ikan peda, Sambalekoy mulai banyak peminatnya.

Ia memang tidak sungkan menawarkan produknya kepada orang-orang yang ditemuinya. Selain itu, para penikmat sambal pasti akan ketagihan merasakan Sambalekoy sehingga memesan lagi.

Meningkatnya pesanan membuat Eka mempekerjakan dua tenaga lepas untuk membantu proses produksi. Selain itu, mulai 2018, Eka memberanikan diri menjadi mitra binaan Pertamina. Setelah disurvei, usahanya pun mendapatkan pinjaman modal untuk memenuhi pesanan Sambalekoy.

“Saya tertarik menjadi mitra binaan Pertamina karena ingin melebarkan sayap pemasaran melalui pameran. Di pameran, saya bisa  bertemu langsung dengan konsumen dari berbagai kalangan. Alhamdulillah, sekarang produk saya mulai banyak dikenal konsumen bahkan hingga ke negara tetangga karena Sambalekoy dipasarkan di salah satu gerai mitra binaan milik Pertamina di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. Penjualan pun lumayan meningkat,” tutur Eka.

Selain itu, Eka juga mendapatkan dukungan dari Pertamina berupa pelatihan manajemen. Salah satunya pelatihan digital agar dapat mempromosikan produknya di marketplace, seperti Shopee, Tokopedia, termasuk memasukkan Sambalekoy ke pasar dagangan  pasar digital (PADI)  BUMN.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved