Breaking News:

Amandemen UUD 1945

Penolakan Megawati Dianggap Senjata Pamungkas Akhiri Polemik Wacana Jabatan Presiden Tiga Periode

Masuknya pasal tentang pembatasan masa jabatan presiden ini merupakan salah satu buah reformasi.

WARTA KOTA/Faizal Rapsanjani
Menurut Megawati, presiden tidak bisa begitu saja mengubah isi UUD 1945 untuk menambah masa jabatan. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai, pidato Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri menjadi senjata pamungkas untuk mengakhiri polemik wacana jabatan presiden tiga periode.

"Ibarat permainan, polemik tentang jabatan presiden tiga periode sudah game over, alias sudah tamat."

"Setidaknya untuk babak pergulatan politik sementara ini," katanya dalam siaran pers yang diterima Tribunnews, Jumat (26/3/2021).

Baca juga: Jadi Tersangka Sejak 2015, KPK Kembali Periksa RJ Lino dalam Kasus Dugaan Korupsi di Pelindo II

Sebab, Karyono menyebut, tidak hanya Megawati, tetapi Presiden Jokowi dan mayoritas fraksi di MPR juga menolak usulan tersebut.

"Tingkat resistensi publik juga sangat besar menolak perubahan masa jabatan presiden 3 periode."

"Beleid dalam UUD Negara Republik Indonesia 1945 yang membatasi periode masa jabatan presiden hanya 2 periode sudah dinilai ideal," ujarnya.

Baca juga: JADWAL Lengkap dan Link Live Streaming Misa Minggu Palma 28 Maret 2021 di Jakarta dan Sekitarnya

Dia menambahkan, masuknya pasal tentang pembatasan masa jabatan presiden ini merupakan salah satu buah reformasi.

"Tujuannya agar tidak terjadi pemusatan kekuasaan yang menggiring pada sikap otoriter seperti yang terjadi di masa Orde Baru."

"Pembatasan periode jabatan presiden 2 periode bertujuan agar proses demokrasi dan regenerasi berjalan baik," ulas Karyono.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pemerintah Tiadakan Mudik Lebaran 2021, Jatah Cuti Cuma Sehari

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri angkat bicara terkait isu penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved