Breaking News:

Virus Corona

Mudik Dilarang Setelah Sebelumnya Menhub Bilang Boleh, Reaksi Publik Dinilai Bisa Sangat Liar

Trubus menilai terjadi kontraproduktif di lapangan. Karena, ia meyakini masyarakat akan tetap mudik meski dilarang.

Editor: Yaspen Martinus
Dok. BPMI Sekretariat Presiden
Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengumumkan pemerintah meniadakan kegiatan mudik pada Idul Fitri alias Lebaran 2021. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Pengamat kebijakan publik dan tata kota Trubus Rahardiansyah, menanggapi larangan mudik Lebaran tahun ini yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Menurut Trubus, hal itu jelas membuat masyarakat menjadi bingung.

Sebab, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi sebelumnya mengeluarkan peryataan mudik tahun ini diperbolehkan.

Baca juga: Tak Ada Pemicu, Polisi Pastikan Benda Mencurigakan di Rumah Ahmad Yani Bom Palsu

"Jadi ini menurut saya mengindikasikan ada kebingungan masyarakat jadinya."

"Karena apa? Masyarakat selama ini sudah menerima informasi bahwa mudik dibolehkan melalui Menteri Perhubungan," kata Trubus saat dihubungi Tribunnews, Jumat (26/3/2021).

Trubus menilai terjadi kontraproduktif di lapangan. Karena, ia meyakini masyarakat akan tetap mudik meski dilarang.

Baca juga: Kecanduan Narkoba, Pria Ini Begal Handphone Lalu Dijual, Hasilnya Buat Beli Sabu

"Praktiknya akan mudik meski lewat jalan tikus dan mana pun."

"Apalagi mereka yang sudah merasa divaksin, tahun lalu sudah enggak mudik," ucapnya.

Selain itu, ia menyoroti adanya ketidaksinkronan informasi yang disampaikan kepada masyarakat terkait kebijakan larangan mudik itu.

Baca juga: Effendi Simbolon: Megawati Kromosom PDIP, di Kos-kosan Sebelah Pendirinya Masih Dipertentangkan

"Harusnya apa yang disampaikan Menteri PMK kan jadi mengindikasikan ketidak-satu-langkah antar-menteri terkait persoalan mudik."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved