Breaking News:

Timnas

Memasuki Pekan Ketiga Pemusatan Latihan, Skuad Timnas Wanita Indonesia Kedatangan Dua Pemain Anyar

Timnas Wanita Indonesia telah memasuki pekan ketiga menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) dan seleksi.

Penulis: Sigit Nugroho
Editor: Sigit Nugroho
pssi.org
Timnas Wanita Indonesia gelar latihan perdana di Lapangan D, komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada Senin (8/3/2021) pagi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Timnas Wanita Indonesia telah memasuki pekan ketiga menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) dan seleksi.

Selama masa itu, tim pelatih Timnas Wanita telah mendatangkan empat pemain baru dan memulangkan enam pemain.

Pemulangan dan mendatangkan pemain baru itu terjadi di pekan kedua TC dan seleksi Timnas Wanita.

Di pekan ketiga TC dan seleksi, Pelatih Timnas Wanita Indonesia, Rudy Eka Priyambada, memanggil dua pemain lagi untuk bergabung bersama skuad Garuda Pertiwi.

"Waktu yang dibutuhkan Timnas Wanita untuk lakukan seleksi dan pemusatan latihan memang tinggal sepekan lagi, namun kami masih akan memberlakukan sistem keluar masuk pemain di pekan ini," kata Rudy dikutip dari pssi.org.

Baca juga: Rudy Eka Priyambada Masih Konsentrasi Terhadap Peningkatan Fisik dan Stamina Pemain Timnas Wanita

Baca juga: Tim Pelatih Timnas Wanita Indonesia Berlakukan Sistem Baru Dalam Seleksi Pemain Selama TC di Jakarta

Baca juga: Jelang SEA Games 2021 Dihelat, Ketum PSSI Mochamad Iriawan Puji Peningkatan Performa Timnas Wanita

"Sistem keluar masuk pemain itu bertujuan untuk melihat kemampuan dan peforma dari pemain baru yang akan didatangkan. Yang didatangkan ini adalah mereka yang sudah pernah memperkuat Timnas, baik di level senior dan U-16,” ujar Rudy.

Dua pemain yang baru bergabung dengan Timnas Wanita itu adalah Jesella Arifya Sari asal Kalimantan Timur dan Azra Zifa Kayla asal DKI Jakarta.

Kedua pemain tersebut masing-masing masuk dalam seleksi dan pemusatan latihan untuk tim senior dan U-16 di sisa satu pekan ini.

"Berkaca dari kemampuan para pemain, kami memantau dan melihat dari segi performa setiap individu, apakah kemampuan mereka meningkat atau justru menurun," ujar Rudy.

"Ada materi yang diberikan menyangkut segi ketahanan fisik dan tentu materi strategi. Salah satu poin penilaian adalah mental mereka dimana mereka harus punya mental pantang menyerah. Jadi, sistem ini akan terus berlaku hingga TC selesai," tutur Rudy.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved