Penipuan Rekrut Karyawan

Jajaran Polda Metro Jaya Bekuk Penipu Bermodus Rekrut Karyawan BNI di Sulawesi Selatan

Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya membekuk pelaku penipuan dengan modus manipulasi data melalui media elektronik.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Budi Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, mengatakan pihaknya berhasil membekuk pelaku penipuan dengan modus manipulasi data melalui media elektronik, yang seolah-olah sedang merekrut karyawan baru untuk Bank Nasional Indonesia (BNI). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya membekuk pelaku penipuan dengan modus manipulasi data melalui media elektronik, yang seolah-olah sedang merekrut karyawan baru untuk Bank Nasional Indonesia (BNI).

Pelaku adalah MTN yang dibekuk di kediamannya di Sidenreng Rappang, Sidrap, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 13 Maret 2021 lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan MTN mengaku sebagai karyawan BNI yang merekrut pendaftaran pegawai Bank BNI melalui website palsu dan email yang dibuatnya.

“Pelaku ini warga disalah satu Kabupaten di Sulsel. Warga disana sering menipu dengan mengaku ‘mama pinta pulsa,” kata Yusri.

Menurut Yusri, untuk melancarkan aksinya melalui website milik pelaku, dicantumkan sejumlah syarat dan meminta uang transportasi sebesar Rp1,7 juta kepada setiap pelamar, juga untuk akomodasi hotel saat seleksi.

Baca juga: BNI Life Bayarkan Uang Pertanggungan Sebesar Rp 315 Juta Kepada Ahli Waris Nasabah

Baca juga: Lowongan Kerja Terbaru Bank BUMN di BRI dan BNI, untuk Lulusan Sarjana Kirim Via Online

"Pelaku meminta uang sebesar Rp1,7 juta sebagai uang transportasi,” jelas Yusri.

Pelaku katanya melakukan aksinya sejak setahun lalu, dan berhasil meraup keuntungan sebesar Rp40 juta.

“Sudah beraksi sejak awal tahun 2020 lalu dan meraup Rp 40 juta,” ujarnya.

Yusri mengungkapkan, para korban yang merasa tertipu lalu melapor ke polisi.

Tidak hanya BNI, pelaku juga diketahui melakukan penipuan dengan mengaku dari sejumlah perusahaan BUMN seperti PT Pertamina, PT WIKA dan PT Cevron.

Menurut Yusri, polisi yang melakukan penyelidikan menemukan keberadaan pelaku di Sidrap, Sulsel.

“Pelaku tidak menempuh pendidikan khusus. Hanya, belajar secara otodidak,” tegas Yusri.

Yusri menghimbau, masyarakat yang akan melamar ke BNI untuk mendatangi kantor BNI setempat untuk menerima informasi yang benar.

“Masyarakat bisa mendatangi kantor PT BNI terdekat dan menanyakan website yang benar," katanya.

Baca juga: Bank DKI Serahkan Hadiah Program JakOne Vaganza Kepada PMI Provinsi DKI Jakarta

Baca juga: Semalam KPK Geledah Kantor Pusat Bank Panin Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pemeriksaan Pajak

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved