Breaking News:

Berita Foto

FOTO : Berkacak Pinggang Max Sopacua Memberi Alasan Pemilihan Tempat Hambalang

Jumpa pers Partai Demokrat kubu KLB Deli Serdang diisi dengan orasi pendiri Partai Demokrat yang berapi-api

Wartakotalive.com/Alex Suban
Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Max Sopacua (kanan) menyampaikan keterangan pers di kawasan Wisma Atlet Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/3/2021). Dalam konferensi pers tersebut dibahas tentang situasi terkini Partai Demokrat versi KLB. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Partai Demokrat kubu kongres luar biasa (KLB) Deli Serdang, pernyataan sikap terkait kisruh dualisme partai tersebut.

Pernyataan sikap ini digelar di sebuah tanah lapang yang jaraknya hanya sepelemparan batu dari Pusat Olahraga Nasional Wisma Atlet Hambalang di Desa Hambalang, Kabupaten Bogor, Kamis (25/3/2021).

Baca juga: MIRIS! Begini Kondisi Terkini Wisma Atlet Hambalang, Sempat Diusulkan Jadi Tempat Isolasi Covid-19

Baca juga: Foto : Penampakan Terkini Wisma Atlet Hambalang Tempat Jumpa Pers Demokrat Kubu KLB

Dalam kesempatan itu pendiri Partai Demokrat Max Sopacua memberi penjelasan terkait sabab musabab pemilihan lokasi ini dalam memberikan jumpa pers.

Max mengklaim bahwa dari tempat ini lah Partai Demokrat menjadi terpuruk, namun akan menjadi momentum kebangkitan kembali partai ini di bawah kepemimpinan Moeldoko.

Dengan berapi-api ia memberi penjelasan sambil berkacak pinggang.

Pengurus Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) berfoto bersama setelah menyampaikan keterangan pers di kawasan Wisma Atlet Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/3/2021). Dalam konferensi pers tersebut dibahas tentang situasi terkini Partai Demokrat versi KLB.
Pengurus Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) berfoto bersama setelah menyampaikan keterangan pers di kawasan Wisma Atlet Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/3/2021). Dalam konferensi pers tersebut dibahas tentang situasi terkini Partai Demokrat versi KLB. (Wartakotalive.com/Alex Suban)

Partai Demokrat kubu KLB Deli Serdang juga meminta maaf kepada masyarakat Indonesia, atas kegaduhan yang timbul karena masalah partai berlambang mercy itu.

Juru bicara Partai Demokrat kubu KLB yakni Rahmad mengatakan, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah membangun narasi menyesatkan dalam kasus Demokrat.

"SBY dan AHY melalui corong-corong juru bicaranya telah membangun narasi yang menyesatkan."

Baca juga: Salmi Dengar Teriakan Minta Tolong Saat Kebakaran Maut di Matraman, Jarak Rumahnya Cuma 10 Meter

"Antara lain, menuduh pemerintahan Presiden Jokowi atau istana terlibat."

"Menuduh Bapak Moeldoko membeli Partai Demokrat, sehingga SBY menyampaikan dalam keterangannya bahwa Partai Demokrat Not For Sale."

Halaman
1234
Penulis: Alex Suban
Editor: Alex Suban
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved