Breaking News:

Agar Lulusan Mampu Bersaing di Dunia Kerja, Gubernur Banten Ajak Para Kepala Sekolah Cermati Hal Ini

"Kalau pendidikan terbatas, anak-anak kita tidak akan mampu bersaing untuk masuk dunia kerja atau industri," sambung Wahidin lagi.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Dedy
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Gubernur Banten Wahidin Halim mengajak para Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SKh (Sekolah Khusus) Negeri se-Kabupaten Lebak untuk melakukan simulasi dan evaluasi terkait kesiapan sekolah tatap muka. 

WARTAKOTALIVE.COM, BANTEN --- Para Kepala Sekolah dan guru SMK harus berani mengkaji lagi pembidangan-pembidangan yang sudah jenuh.

Perubahan jurusan bisa terjadi dalam dua atau tiga tahun ini.

"Kepala Sekolah harus mampu mencermati tren di dunia usaha untuk mencari model pendekatan yang menyesuaikan tren hari ini dan ke depan. Karena kalau tidak, kita tidak bisa menghasilkan lulusan yang siap bekerja," kata Gubernur Banten, Wahidin Halim, saat melakukan simulasi dan evaluasi sebelum menggelar sekolah tatap muka, Kamis (25/3/2021).

"Kalau pendidikan terbatas, anak-anak kita tidak akan mampu bersaing untuk masuk dunia kerja atau industri," sambung Wahidin lagi.

Dikatakan, pada tahun ini Pemprov Banten akan membangun 13 Unit Sekolah Baru (USB) untuk SMA/SMK Negeri di Kabupaten Lebak yang masih menumpang di sekolah lain.

"Saya selalu optimis, membangun pendidikan itu selalu mendapatkan kemudahan dari Allah SWT," paparnya.

Sebelum menggelar sekolah tatap muka, Wahidin mengajak para Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SKh Negeri se-Kabupaten Lebak untuk melakukan simulasi dan evaluasi lebih dulu.

Imbauan itu disampaikan untuk meminimalkan risiko terhadap penularan dan penyebaran Covid-19.

"Saya tadi melakukan simulasi dan evaluasi terkait kesiapan sekolah tatap muka. Evaluasi dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten dan mendapat dukungan dari para kepala sekolah," ujar pria yang akrab disapa WH itu.

Masih menurut Gubernur, saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, sekolah tatap muka diizinkan dengan protokol kesehatan ketat dan terbatas.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved