Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Kasus Covid-19 Masih Naik Turun Jadi Alasan Pemprov DKI Kembali Perpanjang PPKM Mikro

Kebijakan ini diperpanjang karena PPKM mikro sebelumnya dianggap berhasil menurunkan laju penyebaran Covid-19.

YouTube Dinas Kesehatan DKI Jakarta
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, secara keseluruhan ada penurunan 1.692 kasus selama PPKM mikro pada dua pekan sebelumnya. 

WARTAKOTALIVE, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro selama dua pekan, dari Selasa (23/3/2021) sampai Senin (5/4/2021) mendatang.

Kebijakan ini diperpanjang karena PPKM mikro sebelumnya dianggap berhasil menurunkan laju penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, secara keseluruhan ada penurunan 1.692 kasus selama PPKM mikro pada dua pekan sebelumnya.

Baca juga: Tak Ada Ventilasi di Selnya, Nurhadi Minta Dipindahkan ke Rutan Polres Jaksel, KPK Bilang Berlebihan

Dari 7.439 kasus aktif pada tanggal 8 Maret, menjadi 5.747 kasus aktif pada tanggal 16 Maret.

“Akan tetapi periode pasca-libur hari besar keagamaan (Isra Miraj dan Nyepi), kurvanya kembali naik."

"Meskipun tetap terkontrol menjadi 7.322 kasus aktif pada 21 Maret 2021,” kata Widyastuti lewat keterangan tertulis, Selasa (23/3/2021).

Baca juga: UPDATE Vaksinasi Covid-19 Indonesia 22 Maret 2021: 5.567.280 Dosis Pertama, 2.312.601 Suntikan Kedua

Menurutnya, penurunan kasus aktif yang signifikan ini juga berdampak pada turunnya keterpakaian tempat tidur isolasi dan ICU.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, jumlah kapasitas tempat tidur isolasi per 7 Maret sebesar 8.256 tempat tidur, dan terpakai 4.922 tempat tidur atau 60 persen dari jumlah yang ada.

Sedangkan jumlah kapasitas ICU per tanggal 7 Maret sebesar 1.148 dan terpakai 755 ICU atau sebesar 66% yang terpakai.

Baca juga: Densus 88 Kembali Ciduk 22 Teroris, Kali Ini dari Jakarta, Sumbar, dan Sumut

Sementara per tanggal 21 Maret, pemerintah memiliki kapasitas 7.863 tempat tidur isolasi dan terisi 4.258 atau 54 persen, serta untuk ICU sebesar 1.142 dan terisi 674 atau 59 persen.

Halaman
1234
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved