Breaking News:

Parfum Palsu

Irfan Setiaputra Sebut Parfum Belogo Garuda Indonesia yang Dijual Bebas di Toko Online Adalah Palsu

Sebuah akun media sosial Instagram menawarkan produk berjenis parfum berlabel dan merek Garuda Indonesia.

Istimewa
Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Irfan Setiaputra mengatakan, parfum berlogo maskapai pelat merah yang ada di toko online adalah palsu. Karena itu dia meminta masyarakat untuk berhati-hati, sebelum berniat membeli. 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Sebuah akun media sosial Instagram menawarkan produk berjenis parfum berlabel dan merek Garuda Indonesia.

Menurut pantauan Tribunnews, parfum tersebut dijual melalui cara pre-order.

Akun tersebut menawarkan berbagai jenis parfum dengan label Garuda Indonesia, mulai dari Eau De Toilette hingga Eau De Parfume.

Menanggapi hal tersebut Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Irfan Setiaputra mengatakan, bahwa produk yang dijual tersebut adalah palsu.

"Produk yang dijual tersebut bukan dari kami dan itu palsu," ucap Irfan saat dihubungi Tribunnews, Selasa (23/3/2021).

Ia juga menyebutkan, bahwa pihaknya tidak menjual produk dengan label Garuda Indonesia di toko online maupun di media sosial.

Baca juga: Mulai Senin 22 Maret 2021, Garuda Indonesia Gunakan Pesawat Berbadan Lebar Rute Jakarta-Denpasar

Baca juga: Pelanggan Garuda Indonesia Nikmati Diskon 60 Persen setiap Jelang Akhir Pekan dalam TIGF Deals

Baca juga: Ini Strategi Garuda Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Sebagai informasi, Garuda Indonesia memang menawarkan produk berjenis parfum kepada para penumpangnya tetapi hal tersebut bagian dari layanan penerbangan atau in flight service.

Parfum dengan label Garuda Indonesia ini banyak dijumpai di toko online dan juga media sosial Instagram, dengan menawarkan satu botol parfum seharga Rp 20 ribu hingga Rp 156 ribu.

Irfan juga menyebutkan, saat ini sedang melakukan penelusuran terkait kasus penjualan produk dengan label Garuda Indonesia.

"Saat ini tim internal sedang menangani hal tersebut, dan mencoba mengungkap pelaku penyalahgunaan merek dan logo Garuda Indonesia ini," ucap Irfan. (Hari Darmawan)  

Editor: Valentino Verry
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved