Breaking News:

Berita Bekasi

DPRD Akui Marak Lahan Sekolah di Kabupaten Bekasi Belum Bersertifikat, Berikut Penjelasan Lengkapnya

Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi mengakui marak lahan sekolah belum bersertifikat.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Panji Baskhara
Inapex.com via Tribunnews.com
Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi mengakui marak lahan sekolah belum bersertifikat. Foto Sertifikat Tanah 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi menyatakan marak lahan sekolah belum bersertifikat.

Maraknya lahan sekolah di Kabupaten Bekasi tidak bersertifikat, diakui Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Samuel Maruli Habeahan, pada Selasa (23/3/2021).

Samuel meminta, agar pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, untuk inventarisir sekolah-sekolah lahannya tak bersertifikat.

Menurut Samuel hingga saat ini kini tanah sejumlah sekolah tersebut belum tersertifikasi atas nama pemerintah.

Haris Azhar Diminta Belajar Soal Sengketa Tanah Cakung, Kuasa Hukum Abdul Halim: Jangan Asbun

Baca juga: 10 Pejabat BPN Dicopot Terkait Sengketa Tanah, Haris Azhar: Kejar Pihak di Balik Abdul Halim

Baca juga: DPR dan Menteri ATR/BPN Sepakat Tunda Pemberlakuan Sertifikat Tanah Elektronik

Hal tersebut dilakukan, jelasnya Samuel, guna mencegah permasalahan sengketa tanah.

"Kita engga mau ada persoalan sengkata yang dapat mengganggu kelancaran proses kegiatan belajar mengajar. Maka itu harus segera diurus," katanya.

Ia menuturkan masih banyak sekolah baik itu SD maupun SMP yang tanahnya bersengketa.

Gedung sekolahnya sudah dibangun bertahun-tahun.

Tetapi kepemilikan tanahnya masih dikuasai oleh masyarakat bukan atas nama pemerintah daerah.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten harus segera mengambil langkah, dengan melakukan pendataan kaitan kepemilikan tanah di sekolah-sekolah.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved