Breaking News:

PPKM Mikro

Anies Baswedan Perbolehkan Warga Jakarta Nongkrong Bertiga Hingga Pukul 20.00

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mmembatasi warganya berkumpul ketika pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di Ibu Kota.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Valentino Verry
Wartakotalive.com/Fitriyandi Al Fajri
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membatasi warganya berkumpul ketika pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di Ibu Kota. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membatasi warganya berkumpul ketika pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di Ibu Kota.

Kebijakan ini berlaku selama dua pekan dari Selasa (23/3/2021) sampai Senin (5/4/2021) mendatang.

Berdasarkan data yang diperoleh, kebijakan itu telah diatur dalam Instruksi Gubernur Nomor 13 tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM berbasis Mikro tingkat RT. Dokumen itu telah ditetapkan Anies pada Senin (22/3/2021) lalu.

Meski demikian, aturan ini hanya berlaku bagi RT yang berada di zona merah.

Suatu RT dikatakan zona merah bila terdapat lebih dari 10 rumah yang terpapar Covid-19 dalam waktu sepekan terakhir.

Baca juga: Kasus Covid-19 Masih Naik Turun Jadi Alasan Pemprov DKI Kembali Perpanjang PPKM Mikro

Baca juga: Ikut Pemerintah Pusat Pemprov DKI Perpanjang PPKM Mikro Selama Dua Pekan Sampai 5 April 2021

“Melarang kerumunan lebih dari tiga orang dan membatasi keluar-masuk wilayah Rukun Tetangga maksimal hingga pukul 20.00,” kata Anies berdasarkan Ingub tersebut yang dikutip, Selasa (23/3/2021).

Melalui payung hukum itu, Anies juga menyiapkan skenario lain bagi RT yang masuk dalam zona merah.

Misalnya petugas yang menemukan kasus suspek agar melakukan pelacakan kontak erat, dan bagi warga yang terpapar agar menjalani isolasi terkendali dengan pengawasan ketat.

“Membatasi kegiatan di rumah ibadah dengan protokol kesehatan ketat dan menutup tempat bermain anak serta tempat umum kecuali esensial,” imbuhnya.

Selain itu, Anies juga meminta masyarakat di lingkungan RT agar meniadakan kegiatan sosial yang menimbulkan kerumunan dan berpotensi pada penularan virus.

Sementara bagi wilayah yang masuk zona kuning dengan kriteria 1-5 rumah memiliki konfirmasi positif dalam sepekan terakhir, skenario pengendaliannya adalah menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat.

Baca juga: Menko Airlangga Katakan Perhitungan Ini Bikin PPKM Mikro Diperpanjang Mulai 22 Maret-5 April

Baca juga: Tambah Lima, Ini Daftar 15 Provinsi yang Diprioritaskan Terapkan PPKM Mikro Hingga 5 April 2021

Lalu melakukan isolasi mandiri untuk pasien positif dan kontak erat dengan pengawasan ketat.

Kemudian, bagi wilayah yang masuk zona oranye dengan kriteria 6-10 rumah memiliki konfirmasi positif dalam sepekan terakhir, skenario pengendaliannya adalah menemukan kasus dan pelacakan kontak erat.

Lalu melakukan isosilasi mandiri untuk pasien positif dan kontak erat dengan disertai menutup rumah ibadah, tempat bermain anak dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved