Berita Jakarta

Depo Lokomotif Cipinang Jadi yang Terbesar dan Terlengkap, Kemenhub Gelontorkan Rp 5 Milyar

Menurutnya, Depo Cipinang mampu merawat 144 lokomotif per hari serta 120 kereta per hari dan memiliki 28 jalur kereta.

istimewa
Kemenhub gelontorkan Rp 5 milyar untuk pengembangan Depo lokomotif Cipinang 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, Depo Cipinang di Jakarta Timur menjadi yang terbesar di Indonesia.

Menurutnya, Depo Cipinang mampu merawat 144 lokomotif per hari serta 120 kereta per hari dan memiliki 28 jalur kereta.

Depo ini diproyeksikan untuk mengontrol kondisi kelaikan kereta api secara harian, mingguan dan bulanan.

Budi Karya juga mengungkapkan, pihaknya saat ini telah mendapatkan uang fiskal hampir Rp 500 miliar untuk Depo Cipinang yang nantinya akan digunakan untuk melakukan pembangunan dan finalisasi proyek.

Baca juga: Kini Stasiun Bekasi Layani Tes GeNose untuk Penumpang Kereta Jarak Jauh

Baca juga: Senin Hari Ini Uji Coba Rute Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Jasa Marga Imbau Pengguna Jalan Tol

"Dengan dana tersebut, saya memerintahkan Dirjen Perkeretaapian untuk membangun sejumlah fasilitas yang dapat memberikan layanan yang maksimal dalam perawatan lokomotif ataupun kereta di Depo Cipinang," kata Budi di Jakarta, Sabtu (20/3/2021).

Ia juga menjelaskan, Depo Cipinang yang pembangunannya rampung pada akhir 2020 ini dibangun di lahan seluas 90 ribu meter persegi.

Proyek ini dibangun oleh PPK Paket B Kementerian Perhubungan pada 2016 yang pembangunannya meliputi gedung, track, sinyal dan peralatan depo.

Depo Cipinang terbagi menjadi dua wilayah operasional, yaitu wilayah operasional Depo Lokomotif dan juga operasional Depo Kereta.

"Nantinya akan dibangun, beberapa bangunan sipil, kantor, fasilitas operasional sinyal dan beberapa fasilitas produksi," ucap Budi.

Selain itu Budi juga mengungkapkan, Depo Cipinang sangat lengkap untuk melakukan perawatan lokomotif dan kereta dengan fasilitas yang cukup dan juga bersih.    

Depo Cipinang di bangun di atas tanah seluas kurang lebih 90.000 meter persegi

Setelah berkoordinasi dengan PT. KAI, dengan berbagai pertimbangan produktifitas, disarankan beberapa perubahan terhadap jumlah track dan dimensi bangunan, serta reposisi bangunan menyesuaikan kebutuhan operasional.

Depo Cipinang terbagi menjadi 2 wilayah operasional di antaranya Wilayah Operasional Depo Lokomotif dan Wilayah Operasional Depo Kereta.

Baca juga: Pengguna Telegram Bertambah Sampai 100 Juta Dalam Sebulan, Dengan Unduhan 63 Juta di Dunia

Depo Cipinang merupakan depo yang dibangun oleh Kemenhub.

Pembangunannya dilaksanakan pada 2016 yang terdiri dari beberapa kegiatan antara lain : Gedung, Track, Sinyal, dan Peralatan Depo.

"Asalnya Depo tempat parkir itu ada di beberapa tempat, kami satukan di sini," tutur Menhub Budi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved