Breaking News:

Penganiayaan Balita

Kapolresta Tangerang Dampingi Ketua Komnas PA Kunjungi Balita Korban Penganiayaan

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mendampingi Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait mengunjungi bocah yang diamiaya beberapa waktu lalu

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Andika Panduwinata
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mendampingi Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait mengunjungi bocah berusia 2,4 tahun yang menjadi korban penganiayaan beberapa waktu lalu. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mendampingi Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait mengunjungi bocah berusia 2,4 tahun yang menjadi korban penganiayaan beberapa waktu lalu.

Kunjungan Arist beserta tim dilaksanakan di kediaman orang tua korban di kawasan Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

"Kasus ini sempat viral, karena aksi kekerasan direkam sendiri oleh tersangka dan videonya menyebar. Oleh karenanya kasus ini menjadi perhatian publik termasuk Komnas PA," kata Wahyu, Sabtu (20/3/2021).

Wahyu melanjutkan, kunjungan Komnas PA diharapkan dapat turut membantu pulihnya sisi psikologis korban dan keluarganya.

Selain itu, kunjungan itu juga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk meningkatkan upaya perlindungan terhadap anak.

Baca juga: Komnas PA Ganjar Kapolresta Tangerang Penghargaan karena Berhasil Ungkap Kasus Penganiayaan Balita

Baca juga: Kapolresta Tangerang Paparkan Kronologi Penyiksaan Balita Berusia Dua Tahun oleh Seorang Pemuda

Orang nomor satu di Polresta Tangerang Polda Banten ini menyampaikan, ancaman hukuman terhadap pelaku kekerasan terhadap anak tergolong berat.

Hal ini menunjukkan keseriusan negara dalam upaya perlindungan anak.

"Maka kita sebagai orang tua, sebagai orang dewasa, harus melindungi anak. Kami pastikan akan menindak tegas siapa pun yang melakukan kekerasan terhadap anak," ucapnya.

Wahyu berharap, kasus kekerasan terhadap anak dapat diminimalkan.

Hal itu, lanjut Wahyu, dapat tercapai saat semua elemen bergerak mendukung upaya perlindungan kepada anak.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved