Breaking News:

Berita Jakarta

Polda Metro Jaya Luncurkan 30 Kamera ETLE Mobile, Setiap Kamera Dapat Merekam Selama 4 Jam

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran meluncurkan 30 kamera ETLE mobile atau ETLE portabel di Lapangan Promoter Ditlantas Polda Metro Jaya, Sabtu.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Hertanto Soebijoto
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Kapolda metro jaya irjen fadik imran melaunching 30 kamera ETLE mobile untuk digunakan petugas Ditlantas Polda Metro Jaya di lapangan, Sabtu (20/3/2021). 

"Yakni ke anggota lantas yang mengungkap tabrak lari pesepeda oleh pengemudi sedan di Bundaran HI, membantu mengungkap kasus sabu dan juga curas," kata Sambodo.

Kamera ETLE Tambahan

Sebelumnya Sambodo memastikan bahwa akan ada 41 kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis tambahan, yang akan terpasang di sejumlah ruas jalan di DKI pada pertengahan Maret 2021 ini.

Sehingga nantinya total ada 98 kamera ETLE statis terpasang di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Terpasangnya kamera ETLE statis tambahan itu akan dilaunching saat launching ETLE nasional pada 23 Maret 2021 mendatang.

"Kamera ETLE yang ada sekarang di Jakarta ada 57 dan sudah eksis sejak tahun 2019 dan 2020. Pada 23 Maret akan ada launching ETLE Nasional 12 polda dan salah satunya PMJ," kata Sambodo, Senin (15/3/2021). 

"Ketika launching nanti dari 57 kamera ETLE di Jakarta, kita tambahkan ada 41 kamera lagi yaitu di koridor Transjakarta dan jalan tol. Jadi totalnya nanti 98 kamera ETE," katanya.

Jumlah itu kata Sambodo belum ditambah kamera ETLE dari proposal pengajuan yang dilakukan pihaknya untuk hibah dari Pemprov DKI.

"Untuk berikutmya tahap ke empat, dari dana hibah Pemprov DKI tahun 2021 ini, sekitar 60 kamera ETLE. Jadi targetnya, jika semua berjalan baik maka tahun 2021 di Jakarta akan ada 158 titik kamera ETLE. Dan ETLE ini ternyata kebijakan Bapak Kapolri," kata Sambodo.

Ia menjelaskan, dalam program prioritas Kapolri ternyata memang ETLE sangat bermanfaat bukan hanya untuk penindakan pelanggar lalu lintas.

"Tapi sebagai alat bukti tindak pidana, atau laka lalin. Terbukti dari pengungkapan kasus tabrak lari kemarin di Jalan Thamrin dimana kamera ETLE sangat membantu," kata Sambodo.

Dengan adanya capture dari kamera ETLE yang ada di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin, sebelum, saat kejadian dan sesudah kejadian, kata Sambodo, dapat dianalisa siapa pengemudinya dan petugas bisa menentukan tersangkanya. (bum)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved