Breaking News:

Partai Politik

Loyalis Anas Urbaningrum Ungkap SBY Sempat Tawarkan Ani Yudhoyono Jadi Ketua Umum Partai Demokrat

GPS lantas menolak usulan Ani Yudhoyono menjadi ketua umum partai berlambang mercy tersebut.

Wartakotalive.com/Dany Permana
Gede Pasek Suardika menolak usulan Ani Yudhoyono menjadi ketua umum partai berlambang mercy tersebut. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disebut sempat menawarkan istrinya, almarhumah Ani Yudhoyono, bisa menjadi ketua umum Partai Demokrat, jelang kongres luar biasa (KLB) di Bali pada 2013 silam.

Penawaran itu dilontarkan SBY kepada Gede Pasek Suardika, loyalis Anas Urbaningrum.

Sebab GPS, begitu ia disapa, mengusulkan SBY maju kembali menjadi ketua umum.

Baca juga: Orang yang Mengidap 28 Jenis Penyakit Penyerta Ini Boleh Divaksin Covid-19, Termasuk HIV dan Asma

Anas Urbaningrum mundur dari jabatan ketua umum, setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Loyalis Anas kemudian sepakat mengusulkan SBY mengisi posisi Anas.

"Ditanya lah 'Kamu (GPS) kenapa mau minta saya (SBY) jadi ketua umum?'"

Baca juga: Pakai Kartu Pers, Neno Warisman Ikut Liput Sidang Rizieq Shihab

"(SBY) Sempat menawarkan kenapa enggak Bu Ani saja (yang jadi ketua umum)," ujar GPS, saat berbincang dengan Tribun Network, Jumat (19/3/2021).

GPS lantas menolak usulan Ani Yudhoyono menjadi ketua umum partai berlambang mercy tersebut.

Menurutnya, akan lebih baik SBY yang mengisi posisi itu. Dengan demikian, otoritas Partai Demokrat dipegang oleh satu orang saja.

Baca juga: Disorot Kamera di Lorong Rutan Bareskrim, Rizieq Shihab: Jangan Sinetron, Matikan, Saya Enggak Rela!

Sebab, saat itu SBY diketahui menjabat posisi di majelis tinggi dan dewan pembina Partai Demokrat.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved