Korupsi di PT Asabri

Kejagung Buka Peluang Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi di Asabri, Perorangan Maupun Korporasi

Penyidik masih fokus pemberkasan terhadap 9 tersangka yang telah ditetapkan dalam kasus Asabri.

Editor: Yaspen Martinus
ISTIMEWA
Kejaksaan Agung kemungkinan bakal menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asabri. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Direktur Penyidikan Jamidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengatakan, pihaknya membuka kemungkinan menetapkan tersangka baru, dalam dugaan kasus korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asabri (Persero).

Febrie menyampaikan, tersangka baru tersebut bisa dari perorangan maupun tersangka korporasi, selayaknya kasus korupsi Jiwasraya.

"Tidak tertutup kemungkinan ada penambahan tersangka lain termasuk korporasi."

Baca juga: Jaksa Minta Rizieq Shihab Dijerat Pasal 216 KUHP karena Menghina Persidangan, Begini Sikap Hakim

"Tetapi ini kita lihat nanti pengembangan setelah selesai nanti proses pelimpahannya," kata Febrie di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (19/3/2021).

Sejauh ini, Febrie menyatakan penyidik masih fokus pemberkasan terhadap 9 tersangka yang telah ditetapkan dalam kasus Asabri.

"Yang jelas sekarang penyidik ini konsentrasi untuk penyelesaian pemberkasan terhadap 9 tersangka yang sudah dilakukan penahanan."

Baca juga: Dorong Presiden Jabat 3 Periode, Arief Poyuono: Saya Memang Mau Tampar dan Menjerumuskan Jokowi

"Minus 2 Benny Tjokro dan Heru Hidayat karena sudah ditahan duluan kan, tetapi yang kita kejar yang 7 ini," jelasnya.

Ia menambahkan, penyidik mengebut pemberkasan para tersangka, lantaran dibatasi masa penahanan tersangka untuk segera diajukan ke persidangan.

"Karena ini dibatasi masa penahanan tinggal 2 bulan lagi kira-kira."

Baca juga: Curigai Jokowi Ingin 3 Periode, KSP: Amien Rais Mimpi Siang Bolong, Disambar Petir, Tiba-tiba Bangun

"Bahkan kita sekarang kerja keras dan berharap banyak dari auditor BPK bisa menyelesaikan dan membantu."

"Nanti penyidik untuk konsentrasi di penyitaan aset," terangnya.

Sebelumnya, Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung memeriksa 7 saksi, terkait dengan perkara tindak pidana korupsi (Tipikor) pada PT Asabri.

Baca juga: Ini 5 Alasan MUI Bolehkan Penggunaan Vaksin Covid-19 AstraZeneca Meski Mengandung Babi

Kapuspenkum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer menyampaikan, saksi yang diperiksa dari pihak swasta hingga pajabat PT Asabri.

"Salah satu saksi yang diperiksa antara lain IMS selaku anak dari tersangka IWS (Ilham W Siregar)," kata Leonard, Selasa (9/3/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved