Breaking News:

Kabar Artis

Fakta Miris Praktik Prostitusi di Hotel Milik Cynthiara Alona, Gadis 14 Tahun Direkrut Jadi Pelacur

Sebanyak 15 PSK di bawah umur di Hotel Cynthiara Alona saat ini berada dalam pendampingan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Feryanto Hadi
Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo
Pemain film dan model Cynthiara Alona saat dihadirkan dalam jumpa pers kasus prostitusi online di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (19/3/2021). Cynthiara Alona ditangkap polisi terkait kasus dugaan prostitusi online, Selasa (16/3/2021). Saat ini sudah menjadi tersangka. 

Uang itu katanya nanti dibagi-bagi mulai dari mucikari, joki, pengeloka hotel dan akhirnya si anak yang melayani hidung belang.

"Untuk ke 15 anak korban, saat ini berada dalam pendampingan P2TP2A atau Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Kementerian PPA," kata Yusri.

sedangkan ketiga tersangka katanya dilakukan penahanan dan akan dijerat pasal berlapis.

Antara lain, Undang-undang (UU) Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Pasal 296 KUHP tentang membantu mengadakan perbuatan cabul serta Pasal 506 tentang prostitusi.

"Dengan ancaman hukuman hingga 10 tahun penjara," kata Yusri. 

Baca juga: Polda Metro Pastikan Dalami Dugaan Pelanggaran Prokes Kongres Aliansi Buruh di Patung Kuda

Baca juga: Varian Baru Corona B.1.1.7 Masuk ke Indonesia, Prof Zubairi: Tingkat Kematian 64 Persen Lebih Besar

LPSK turun tangan

Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Livia Iskandar memastikan bahwa pihaknya memberi perlindungan kepada 15 remaja perempuan yang dijadikan budak seks dalam kasus prostitusi online di Hotel Alona di Kreo, Kota Tangerang, milik artis Cynthiara Alona.

Perlindungan dan pendampingan katanya diberikan dengan berkordinasi bersama sejumlah pihak. "Mulai dari P2TPA2 Kementerian PPA, KPAI hingga pihak lainnya. Perlindungam diberikan selama proses hukum kepada para pelaku berjalan," ujat Livia di Mapolda Metro Jaya, Jumat (19/3/2021).

Baca juga: Prostitusi Online di Hotel Cynthiara Alona, Pengedar Narkoba di Bogor Terjatuh dan Tewas

Selain itu kata dia dalam kasus ini pihaknya akan berupaya memasukkan restitusi pidana sebagai sanksi kepada para pelaku, untuk memberikan ganti rugi pembayaran ke 15 anak korban prostitusi online tersebut.

"Restitusi atau pembayaran ganti rugi kepada korban akan melalui penetapan pengadilan. Karenanya kami akan berkordinasi dengan jaksa dalam kasus ini, dimana ada 3 tersangka yang sudah ditetapkan polisi," kata Livia.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved