Breaking News:

Mikrofon Karaoke Dipakaikan Masker, Pengusaha Karaoke Siap Aktif dan Jalankan Protokol Kesehatan

Para pengusaha karaoke siap-siap menjalankan protokol kesehatan, sampai-sampai mikrofon untuk nyanyi pun dipakaikan masker.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Desy Selviany
Mikrofon di tempat karaoke dipakaikan masker sebagai tanda para pengusaha karaoke di Jakarta siap aktif lagi dengan menjalankan protokol kesehatan di tempat usahanya. 

WARTAKOTALIVE.COM, TAMANSARI -Akhirnya para pengusaha hiburan malam khususnya di bidang karaoke mulai bernafas lega.

Mereka mulai memiliki harapan lagi usai pemerintah Provinsi DKI Jakarta berniat memberi lampu hijau dibukanya kembali tempat karaoke di tengah Pandemi Covid-19.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija), Hana Suryani mengatakan bahwa pihaknya menerima banyak permohonan dari pengusaha tempat karaoke untuk menyusun protokol kesehatan Covid-19.

Baca juga: Sudah Kangen Karaoke? Pekan Depan Pemprov DKI Umumkan Boleh Tidaknya Tempat Karaoke Beroperasi

Meski belum mendata jumlah lokasi karaoke itu, kata Hana, sudah ada beberapa pengusaha karaoke yang melayangkan surat permohonan izin dibukanya usaha kepada Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Dinas Pariwisata DKI Jakarta.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija) Hana Suryani mengungkapkan para pengusaha karaoke siap aktif kembali dengan menerapkan protokol kesehatan.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija) Hana Suryani mengungkapkan para pengusaha karaoke siap aktif kembali dengan menerapkan protokol kesehatan. (Warta Kota/Desy Selviany)

Namun begitu, di Jakarta belum ada satupun lokasi usaha yang diterima pengajuannya oleh Pemprov DKI Jakarta untuk kembali beroperasi.

Maka dari itu kata Hanna, pihaknya bersama pengusaha lain masih menyiapkan protokol kesehatan apabila usaha tersebut mulai dibuka kembali.

Baca juga: Kapan Usaha Karaoke di Jakarta Beroperasi Kembali di Masa Pandemi Covid-19? Begini Jawaban Wagub DKI

Salah satu upaya itu ialah dengan simulasi protokol kesehatan yang dilakukan di tempat karaoke 108 di Tamansari, Jakarta Barat, Jumat (19/3/2021).

"Saat ini sudah ada beberapa lokasi usaha yang mengajukan izin kepada Pemprov DKI Jakarta. Namun memang belum ada yang diterima izinnya," jelas Hanna.

Meski begitu, para pengusaha karaoke optimis bahwa izin tersebut satu persatu akan diberikan kepada lokasi karaoke di Jakarta.

Baca juga: Ada Lampu Hijau Bagi Usaha Karaoke untuk Kembali Beroperasi di Masa Pandemi

Maka dari itu, para pengusaha perlahan mulai mempersiapkan protokol kesehatan apabila usaha tersebut kembali diizinkan beroperasi.

Misalnya saja dengan menyiapkan tempat cuci tangan yang touchless, air purifier, thermogun, kursi yang sudah disilang, swab antigen, cairan penyemprotan disinfektan, masker mic, hingga kemampuan pegawai yang memadai sebagai Satgas Covid-19 mandiri.

Para pegawai karaoke sendiri nantinya akan diberi bimbingan langsung oleh BNPB dan Satgas Covid-19 Pusat untuk dapat menjadi Satgas Covid-19 mandiri.

Baca juga: Pemprov DKI Berikan Lampu Hijau Usaha Karaoke Bisa Beroperasi di Tengah Pandemi Covid-19

Mereka akan diberi bimbingan untuk bisa menerapkan protokol kesehatan di tempat karaoke dan memaksa pengunjung untuk terapkan protokol kesehatan.

Sebelum lokasi usaha karaoke dibuka, pegawai tempat karaoke juga diwajibkan sudah menjalani PCR dan dinyatakan bebas Covid-19.

"Sehingga diharapkan, ketika usaha karaoke dibuka. Semuanya sudah benar-benar siap menjalankan protokol kesehatan dari pemerintah," harapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved