Breaking News:

Berita Bogor

DPRD Kota Depok Minta Disdik Lihat Kondisi Depok Soal Pembalajaran Tatap Muka Juli 2021

DPRD Kota Depok minta Disdik lihat kondisi Depok soal pembalajaran tatap muka Juli 2021.

Istimewa
DPRD Kota Depok minta Disdik lihat kondisi Depok soal pembalajaran tatap muka Juli 2021. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - DPRD Kota Depok minta Disdik lihat kondisi Depok soal pembelajaran tatap muka Juli 2021.

Wacana belajar tatap muka yang disuarakan Dinas Pendidikan Kota Depok turut ditanggapi anggota Komisi D DPRD Kota Depok, Farida Rahmayanti.

Menurut Farida, bila proses belajar secara tatap muka atau offline yang akan di mulai pada Juli mendatang, harusnya dalam kondisi yang benar-benar kondusif baik bagi para siswa maupun tenaga pendidik.

Farida pun berharap kondisi Kota Depok harus berada di zona hijau saat proses pembelajaran tatap muka berlangsung.

Hal itu diinginkannya agar perlindungan dan keselamatan siswa menjadi hal yang utama.

"Kita berharap kondisi saat itu benar benar kondusif bagi para siswa dan tenaga pendidik. Semoga Depok sudah dalam kondisi mengarah ke zona hijau, " kata Farida di Depok, Jawa Barat, Jumat (19/3/2021). 

Baca juga: Tiga Bencana Dalam Satu Hari Sambangi Kota Depok, dari Kebakaran Hingga Pohon Tumbang

Dari data yang di dapatnya, Farida mengatakam pertanggal 19 Februari 2021, data konfirmasi positif pada anak yang berusia kurang dari 17 tahun berada diangka 17,89 persen.

Data ini pula yang dikatakan Farida yang harus menjadi pertimbanban pemerintah sejak dini.

"Trend angka positif covid pada anak hrs dalam pantauan, sehingga pengambilan kebijakan lokalnya nanti bisa lebih presisi," paparnya.

Baca juga: Buku Autobiografi Anak Sopir Jadi Wakil Wali Kota Diluncurkan, Diskarpus Kota Depok Siapkan e-Book

Tentunya, sambung Farida, kaidah-kaidah 5 M harus menjadi bingkai utama saat memang keputusan belajar online diambil. 

"Lama belajar, ruang yang memadai, jumlah kehadiran siswa harus benar-benar dikaji. Sehingga sekolah nantinya tidak menjadi klaster penularan covid yang baru," ujarnya.

Baca juga: Menang Hadiah Rp 1 Miliar Juara Lomba RW Siaga, Ini yang Dilakukan RW 20 Jati Makmur

Guna memersiapkan itu semua, Farida pun menyarankan untuk dibwrikan sosialisaai dan edukasi lebih dulu pada anak didik dan juga orang tua siswa dilakukan mulai sekarang.

Sehingga nantinya orang tua dan juga anak-anak atau siswa siap untuk menghadapi situasi baru belajae offline di masa pandemi. 

"Tantangannya adalah menumbuhkan kesadaran pada diri mereka (siswa) untuk pro aktif mencegah penularan,"

"Semoga waktu 4 bulan ke depan ini efektif untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kepedulian, komitmen terhadap hal apapun yg dapat memutus mata rantai penyebaran covid," tuturnya.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved