Breaking News:

Kasus Habib Rizieq

Dituding Sengaja Halangi Kuasa Hukum HRS Masuk Ruang Sidang, PN Jaktim Berkilah Protokol Kesehatan

Dituding Sengaja Halangi Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab Masuk Ruang Sidang, PN Jaktim Berkilah Menegakkan Protokol Kesehatan

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Dwi Rizki
Kompas.com
Habib Rizieq Shihab (HRS) terekam tengah berdebat dengan Majelis Hakim di Ruang Sidang Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jumat (19/3/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, CAKUNG - Sebagian anggota tim kuasa hukum Habib Rizieq Shihab tidak diizinkan masuk ke dalam ruang sidang saat pembacaan dakwaan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jumat (19/3/2021). 

Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Alex Adam Faisal memberikan klarifikasi bahwa pihaknya membatasi jumlah anggota tim kuasa hukum yang masuk demi protokol kesehatan. 

Hal itu berdasarkan Pergub DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 terkait penerapan jaga jarak dalam perkantoran sesuai protokol kesehatan. 

"Sebelumnya kuasa hukum daripada terdakwa HRS kurang lebih mencapai 80 orang. Sehingga hal tersebut sangat riskan terhadap kerumunan," kata Alex kepada wartawan pada Jumat (19/3/2021). 

Baca juga: Jenazah Warga Ditolak, Politisi PDIP Minta Anies Baswedan Evaluasi Kinerja Anak Buahnya

Kondisi serupa juga berlaku untuk Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang pembacaan dakwaan Habib Rizieq.

Majelis hakim membatasi jumlah anggota JPU yang masuk ke ruang sidang sebanyak enam orang.

"Penasihat hukum terdakwa dan JPU dibatasi perwakilannya masing-masing. Baik pengacara dan JPU diberikan kursi masing-masing enam kursi," ungkapnya.

Baca juga: Alasan Sudah Lewat Jam kerja, Jenazah Etjih Sukaesih Ditolak Pengelola TPU Kalisari

Sebenarnya pengadilan sudah menyampaikan pembatasan jumlah anggota yang bisa masuk ke dalam ruang sidang. Namun penjelasan itu tidak diterima oleh tim kuasa hukum Habib Rizieq Shihab.

"Kami di sini sangat mendukung program keamanan, khususnya untuk protokol kesehatan. Karena pembatasan sangat penting. kita terapkan betul Pergub DKI nomor 3 tahun 2021," tuturnya. (jhs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved