Breaking News:

25Kg Ikan Lele Ditebar di Kubangan Jalan Curug Nangka, Warga Protes Pemkab Bogor Soal Jalan Rusak

Dengan menebar 25kg ikan lele di kubangan jalan, warga Jalan Curug Nangka memprotes Pemkab Bogor yang membiarkan jalan itu rusak bertahun-tahun.

Warta Kota/Yudistira Wane
Warga Jalan Curug Nangka memprotes jalan rusak yang dibiarkan Pemkab Bogor bertahun-tahun, dengan menebar 25kg ikan lele di kubangan jalan. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Warga Kampung Sinar Wangi, Desa Sukajaya, Tamansari, Kabupaten Bogor menebar 25 kilogram ikan lele di kubangan Jalan Raya Curug Nangka.

Jalan itu  mengalami kerusakan cukup parah selama bertahun-tahun sehingga membuat warga menderita dan jengkel.

Aksi meletakkan ikan lele di jalan raya tersebut merupakan ekspresi kekecewaan warga Kampung Sinar Wangi terkait jalan yang tidak kunjung dibetulkan selama bertahun-tahun.

Koordinator aksi, Mardi mengatakan bahwa kondisi jalan yang rusak parah tersebut mengakibatkan banyak terjadi kecelakaan lalu lintas.

Warga Jalan Curug Nangka memprotes jalan rusak dengan menebar 25kg ikan lele di kubangan jalan di Jalan Curug Nangka, Tamansari, Bogor.
Warga memprotes Pemkab Bogor karena membiarkan jalan rusak bertahun-tahun, dengan menebar 25kg ikan lele di kubangan Jalan Curug Nangka, Tamansari, Bogor. (Warta Kota/Yudistira Wane)

"Ini ekspresi kekecewaan warga Kampung Sinar Wangi, Desa Sukajaya, Tamansari, RT 05/06, Kabupaten Bogor yang bertahun-tahun jalan raya belum diperbaiki. Bahkan, di sini kerap terjadi kecelakaan pada siang maupun malam hari," ujarnya, Jumat (19/3/2021).

Lebih lanjut, Mardi menjelaskan bahwa dia bersama Karang Taruna Desa Sukajaya kerap menyampaikan usulan terkait perbaikan jalan rusak.

Baca juga: Akibat Hujan Deras, 1.967 Titik Jalan Rusak Tersebar di Jakarta Utara, Paling Banyak di Pademangan

"Padahal sudah beberapa kali saya sampaikan di rapat bersama Karang Taruna juga. Jalan rusak ini sudah rusak selama empat tahun dan belum diperbaiki," tegasnya.

Sementara itu, terkait ikan lele yang diletakkan dikubangan air di jalan rusak tersebut memiliki makna tersendiri bagi warga yang melakukan aksi.

"Diletakkannya ikan lele itu bermakna apa layak kondisi jalan raya yang rusak ini seperti kolam ikan. Maka dari itu kami sebagai masyarakat membuat aksi seperti ini agar pemerintah memperhatikan kondisi jalan yang memprihatinkan," tegasnya.

Baca juga: Hujan Deras di Kota Bogor Buat Jalan Rusak Ini Permintaan Wali Kota Bogor Bima Arya untuk Dinas PUPR

Dalam aksi yang dilakukan, Mardi membeberkan bahwa warga meletakkan ikan lele dengan jumlah berat mencapai puluhan kilogram.

"Ikan lele yang ditebar di kubangan air akibat jalan rusak tersebut jumlahnya 25 Kg dan ada ikan lele yang berukuran jumbo 8 kg," paparnya.

Mardi berharap agar semua unsur pemangku kebijakan dapat segera memperbaiki jalan rusak yang dikeluhkan banyak pihak.

Baca juga: Bupati Bogor Ade Yasin Berikan Dana Insentif untuk Guru Ngaji dan Naikkan Insentif Guru Madrasah

"Tolonglah semua pihak, termasuk Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Jangan hanya mungut biaya tiket saja. Tapi jalan akses utama warga tidak diperhatikan. Kita juga bayar pajak, tolonglah ini diperhatikan. Pajak kan kita bayar, maka perbaikan jalan seharusnya hak kita," tandasnya.
 

 
 

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved