Breaking News:

Prestasi Rutan Salemba

Dalam Satu Tahun Rutan Salemba Mampu Mencetak 100 Santri dari Warga Binaan

Kepala Rutan Kelas I A, Salemba, Yohanis Varianto, mengatakan dalam satu tahun ada 100 narapidana yang mendapatkan sertifikat santri dari rutan itu.

Warta Kota/Joko Suprianto
Rutan Kelas I A, Salemba, Jakarta Pusat melaksanakan kegiatan program keagamaan bagi warga binaan agar menjadi santri. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kepala Rutan Kelas I A, Salemba, Jakarta Pusat, Yohanis Varianto mengatakan dalam satu tahun ada 100 narapidana yang mendapatkan sertifikat santri dari Rutan Kelas I A, Salemba.

Ratusan santri ini mendapatkan sertifikat santri setelah mengikuti program binaan pendidikan keagamaan yang di ikuti oleh warga binaan yang tengah menjalani masa hukuman di dalam rutan.

"Setiap satu tahun ada sekitar 100 warga binaan yang telah kami cetak menjadi santri," kata Yohanis Varianto, Kamis (18/3/2021).

Dikatakan Yohanis, warga binaan ini menjalani program binaan keagamaan agar dapat merubah kepribadian yang lebih agamis.

Baca juga: GP Ansor Polisikan Penerbit Tiga Serangkai Gara-gara Kalimat Santri Penakut, Tuding Pro HTI

Baca juga: Hari Lahir ke-95 Nahdlatul Ulama, Jokowi: Santri Melek Digital Membawa Manfaat Nyata Bagi Negara

Sehingga mereka dapat menjalani kehidupan dengan norma-norma agama yang disampaikan.

"Mereka diajarkan bagaimana membaca Al-Qur'an yang baik dan benar, pelaksanaan shalat, wudhu dan lainnya," ujarnya 

Yohanis menjelaskan, sampai saat ini sudah ada 50 angkatan santri dan baru saja diwisuda angkatan ke-49. Menurutnya, setiap tahun ada empat angkatan yang dibina agar menjadi santri.

"Ada tahapan dan penilaian. Jadi, setiap angkatan tidak semua akan lulus untuk mendapatkan sertifikat sebagai santri," katanya.

Baca juga: Hentikan Tergantungan Narkoba, Rutan Salemba Resmikan Ruang Rehabilitasi Medis bagi Warga Binaan

Baca juga: Rutan Salemba Terapkan Pembinaan Kerohanian hingga Sidak Antisipasi Peredaran Narkoba

Bagi warga binaan yang telah menjalani tahapan dan lulus menjadi santri, bakal dimanfaatkan keahliannya dalam setiap kegiatan keagamaan di rutan. 

Untuk itu, Yohanis berharap, modal yang didapatkan selama masa hukuman di Rutan Kelas 1 A Salemba bisa menjadi bekal untuk mantan warga binaan setelah bebas dari masa hukuman.

"Bisa menjadi santri yang baik setelah keluar," ucapnya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved