Breaking News:

Uang Dolar Palsu Rp 2,9 Miliar Siap Edar di Kelapa Gading Digagalkan Polres Pelabuhan Tanjung Priok

Aparat Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggagalkan peredaran uang palsu dolar AS senilai Rp 2,9 miliar yang siap diedarkan di Kelapa Gading.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota
Ilustrasi pengungkapan kasus peredaran dolar AS palsu. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNGPRIOK - Aparat Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggagalkan peredaran uang palsu senilai 210.000 dolar AS atau Rp 2,9 miliar yang siap diedarkan di Kelapa Gading.

Empat pelaku yaitu ES (41), MT (41), AD (38) dan S (53) ditangkap di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara oleh aparat Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan, pengungkapan itu berawal dari informasi perihal uang dollar palsu di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

Baca juga: VIDEO Kejaksaan Negeri Karawang Bakar Uang Palsu, Ganja Hingga Sabu

“Dari hasil penyelidikan tersebut bahwa benar adanya peredaran uang dollar USD palsu yang berada di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara," kata Kholis, Rabu (17/3/2021). 

Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, dua orang tersangka yakni MT dan ES ditangkap di Mall Of Indonesia (MOI), Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (13/3/2021) sekira pukul 22.00 WIB. 

"Setelah dilakukan penggeledahan, dalam tas tersangka ES, uang dollar USD sebanyak 21 ikat yang tiap ikat berisi 100 lembar, di mana masing-masing pecahan senilai 100 USD," ucapnya.

Baca juga: Awas Pengedar Uang Palsu Sasar Warung Kecil, Beraksi Saat Warung Ramai

Polisi lalu mengembangkan terhadap komplotan tersebut dan mengamankan 2 tersangka, S dan AD, di sebuah apartemen di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (14/3/2021). 

“Berdasarkan keterangan tersangka uang dollar USD palsu itu akan dijual seharga Rp 25 juta kepada seorang pria berinisial T yang saat ini masih dalam pengejaran,” katanya. 

Sementara itu Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga bekerja sama dengan FBI dan Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk menyelidiki kasus peredaran uang dollar palsu senilai Rp 2,9 miliar.

Baca juga: Hati-hati Uang Palsu Kembali Beredar, Ditemukan Dua Kasus Dalam Sepekan di Jakarta Timur

Kholis menambahkan langkah pihaknya dengan menggandeng FBI adalah untuk memastikan dari keaslian uang dollar USD yang hendak diedarkan oleh kermpat tersangka. 

"Petugas telah melakukan koordinasi dengan pihak FBI, Kedutaan Besar Amerika Serikat pada Indonesia dan dinyatakan bahwa uang dollar USD tersebut adalah palsu," kata Kholis. 

Atas perbuatannya tersebut, keempat tersangka dijerat dengan Pasal 244 KUHP dan atau Pasal 245 KUHP dengan ancaman pidana hukuman penjara selama 15 tahun. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved