Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Sejumlah Anak Disabilitas dan Perawatnya Terpapar Covid-19 Diisolasi dan Dirawat di RLC Kota Tangsel

Sejumlah anak disabilitas dan perawat terpapar Covid-19 mendatangi Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangerang Selatan (RLC Kota Tangsel), Rabu (17/3/2021).

Wartakotalive.com/Rizki Amana
Sejumlah anak disabilitas dan perawat terpapar Covid-19 mendatangi Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangerang Selatan (RLC Kota Tangsel), Rabu (17/3/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG - Sejumlah anak disabilitas dan perawat terpapar Covid-19, Rabu (17/3/2021).

Sejumlah anak disabilitas dan perawat terpapar virus corona tersebut, mendatangi Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangerang Selatan (RLC Kota Tangsel), Rabu (17/3/2021) sekitar 16.00 WIB.

Sejumlah anak disabilitas dan perawat positif Covid-19 ini mendatangi RLC Kota Tangsel dengan menggunakan mini bus.

Melaju dengan kecepatan rendah, mini bus yang padat penumpangnya itu secara perlahan memasuki zona dua RLC Kota Tangsel.

Baca juga: Kepala Dinkes Kota Tangsel Janji Lakukan Kroscek, Buntut Pendataan Kacau Penerima Vaksin Covid-19

Baca juga: Terminal Kalideres Buat Catatan Penting untuk Mudik di Tengah Pandemi Covid-19

Baca juga: UPDATE Vaksinasi Covid-19 Indonesia 17 Maret 2021: Sudah 4.705.248 Orang Disuntik Dosis Pertama

Tak diduga saat pintu utama mini bus terbuka, sejumlah anak disabilitas tertawa riang di bangku penumpang itu jadi pemandangan sejumlah awak media maupun tenaga medis RLC Kota Tangsel yang telah menantinya.

"Pada hari ini datang 27 pasien dari satu yayasan yang mengelola anak-anak disabilitas"

"Dari 27 itu, 5 orang anak disabilitas yang 22 orangnya adalah karyawan dari pada yayasan tersebut," ujar Suhara Manullang selaku Koordinator RLC Kota Tangsel saat ditemui di lokasi.

Suhara menjelaskan sejumlah anak disabilitas beserta puluhan perawatnya terpaksa pindah lokasi sementara waktu demi upaya memutus mata rantai penyebaran dan penularan infeksi Covid-19.

Pasalnya, lokasi yayasan tersebut terdeteksi sebagai klaster penyebaran dan penularan infeksi Covid-19.

"Jadi kami dapat informasi bahwa ada penularan Covid-19 di yayasan tersebut kemudian kita komunikasi dengan Kepala Puskesmas dan secara bertahap ternyata didapat beberapa karyawan positof dan dilakukan tracking dan swab seluruh karyawan dan anak disabilitas," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Rizki Amana
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved