Breaking News:

Berita Bekasi

Rumah Warga Hanyut Terbawa Banjir Akibat Tanggul Sungai Citarum Jebol Mulai Dibangun

Pembangunan rumah warga hanyut terbawa banjir akibat tanggul sungai Citarum jebol di Pebayuran, Kabupaten Bekasi, mulai dikerjakan, Rabu (17/3/2021).

Warta Kota/Muhammad Azzam
Pembangunan rumah warga yang hanyut terbawa banjir akibat tanggul sungai Citarum jebol di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, mulai dibangun kembali, Rabu (17/3/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pembangunan rumah warga hanyut terbawa banjir akibat tanggul sungai Citarum jebol di Pebayuran, Kabupaten Bekasi, mulai dilakukan, Rabu (17/3/2021).

Pembangunan atau perbaikan rumah itu dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Camat Pebayuran Hanief Zulkifli mengatakan bahwa pembangunan dan perbaikan rumah fokus di Desa Sumberurip, Pebayuran.

Alasannya, kata Hanief Zulkifli, kondisi rumah warga rusak parah bahkan rata tanah karena tersapu banjir.

"Sekarang mulai berjalan, pembangunannya bertahap, bantuan pembangunan itu dari Provinsi Jawa Barat dan Pemkab Bekasi," ujar Hanief Zulkifli, Rabu (17/3/2021).

Baca juga: Bantuan Perbaikan Rumah Warga Pebayuran yang Rusak Imbas Jebolnya Tanggul Sungai Citarum Belum Jelas

Baca juga: Tanggul Darurat Sungai Citarum Ambles 60 CM, Warga Pebayuran Waswas Kebanjiran Lagi

Pembangunan rumah warga yang hanyut terbawa banjir akibat tanggul sungai Citarum jebol di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, mulai dibangun kembali, Rabu (17/3/2021).
Pembangunan rumah warga yang hanyut terbawa banjir akibat tanggul sungai Citarum jebol di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, mulai dibangun kembali, Rabu (17/3/2021). (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Hanief Zulkifli mengatakan, total ada 55 rumah di Desa Sumberurip dekat titik tanggul jebol Sungai Citarum yang mengalami kerusakan.

Dari 55 rumah rusak itu, 40 rumah rusak berat atau rata dengan tanah dan 15 rumah rusak sedang.

Bantuan pembangunan rumah, baik itu dari Provinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Kabupaten Bekasi jumlahnya sebesar Rp 20 juta.

"Diharapkan proses pengerjaannya rampung sebelum Lebaran," katanya.

"Jadi warga rumahnya terdampak pas Lebaran bisa sudah pada di rumah masing-masing. Makanya kita pantau terus. Kasihan kan kalau Lebaran enggak ada rumah, masih rusak," ucapnya lagi.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved