John Kei Minta Polisi Kembalikan Belatinya yang Disita, Benda Itu Warisan dari Leluhur

John Kei meminta pihak berwenang mengembalikan belati kecil yang disita dari sebuah tas miliknya.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Max Agung Pribadi
Istimewa
Anton Sudanto, kuasa hukum John Kei mengatakan bahwa alat bukti Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak lengkap dalam sidang Rabu (3/3/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - John Kei, terdakwa kasus pembunuhan meminta pihak berwenang mengembalikan belati kecil yang disita dari sebuah tas miliknya.

Belati tersebut merupakan warisan leluhur atau nenek moyangnya.

Hal itu disampaikan Anton Sudanto, kuasa hukum John Kei, disela persidangan John Kei CS di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (17/3/2021).

Baca juga: Kuasa Hukum Yakin John Kei Tidak Terlibat Rencana Pembunuhan Berencana

Dalam sidang itu, lima polisi yang menangkap John Kei CS didatangkan sebagai saksi di pengadilan.

Mereka mengakui mengambil barang bukti senjata tajam yang berada di rumah John Kei di Jalan Tytyan Indah, Bekasi, Jawa Barat.

Di tengah kesaksian itu, salah satu kuasa hukum John Kei, Anton Sudanto bertanya kepada saksi.

"Apakah saksi sempat mengambil belati kecil di tas terdakwa. Kalau iya kami meminta agar dikembalikan karena itu bukan senjata namun barang warisan nenek moyangnya," tanyanya.

Usai persidangan, Anton menjelaskan tentang arti penting belati itu bagi John Kei.

Baca juga: Alat Bukti JPU Kurang, Kuasa Hukum Yakin John Kei Tidak Bersalah dan Tak Bisa Dipaksakan Dipidana

Baca juga: PRESIDEN AS Joe Biden Tuding Presiden Rusia Vladimir Putin Pembunuh Tak Berjiwa, Akan Terima Balasan

"Barang itu didapat Bung John dari sesepuhnya. Ia selalu menaruh barang itu di tas kecil miliknya," ujar Anton dikonfirmasi pewarta usai sidang.

Usai penangkapan itu, John Kei mengaku kehilangan barang tersebut.

Anton meminta majelis hakim untuk mempertimbangkan pengembalian belati kecil tersebut.

Baca juga: Detik-detik John Kei Ditangkap Polisi Terungkap saat Sidang, Tengah di Kamar dan Tidak Melawan

Sebab Anton menjamin bahwa benda tajam itu bukan senjata bagi John Kei.

"Kami minta ke majelis, apapun nanti setelah putusan harus dikembalikan kepada beliau. Karena itu amanah dari leluhur. Karena kalau orang Kei ketika sudah diamanahkan harus dipegang amanahnya," harapnya.

Diberitakan sebelumnya saat ditangkap polisi, John Kei tengah berada di dalam kamarnya yang berada di Jalan Tytyan Indah, Bekasi, Jawa Barat. 

Baca juga: Masuk Daftar List Dibunuh, Nus Kei Yakin John Kei Dalang dari Penganiayaan

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved