Berita Jakarta
Ratusan Personel Akan Jaga Sidang Habib Rizieq, Kuasa Hukum Ancam Walk Out Jika HRS Tak Dihadirkan
Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar mengancam akan melakukan aksi walk out apabila habib Rizieq tidak dihadirkan dalam persidangan
Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE.COM, CAKUNG--Penutupan Jalan Dr. Sumarno hingga pembubaran massa akan dilakukan untuk antisipasi banyaknya simpatisan Rizieq Shihab yang datang saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (16/3) hari ini
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan mengatakan penutupan arus lalu lintas di Jalan Dr. Sumarno akan dilakukan dengan melihat perkembangan situasi di lapangan.
Baca juga: Punya Cadangan Nikel Terbesar, Indonesia Kini Jadi Pusat Perhatian Dunia, Begini Sikap Pemerintah
• Di Pemakaman Habib Musthofa, Yusuf Mansur Tak Bisa Sembunyikan Kesedihan: Husnul Khotimah Banget
"Kita tentu akan lakukan penutupan arus (lalu lintas) dan penyiapan penyekatan para personel yang juga digunakan untuk imbauan-imbauan, bahkan edukasi," kata Erwin, Senin (15/3/2021).
Penutupan arus lalu lintas bersifat situasional dan akan dilakukan saat jumlah simpatisan Rizieq Shihab yang datang ke lokasi sidang dugaan tindak pidana karantina kesehatan terlalu banyak.
“Pengalihan arus akan melihat situasi. Nanti akan dilakukan buka tutup apabila nanti situasi berubah eskalasinya (penambahan jumlah massa)," ujar Erwin.
Baca juga: Sri Mulyani Akui Dapat Arahan Jokowi Beri PPnBM 0 Persen untuk Mobil di Atas 1.500 CC
Erwin sendiri mengimbau agar para simpatisan tidak datang secara langsung mengingat jalannya sidang digelar secara virtual. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Untuk itu pihaknya tidak akan segan melakukan pembubaran paksa apabila ruangan sidang yang mengagendakan pembacaan dakwaan tersebut sudah tdak kondusif.
• Kepala KSP Moeldoko Ambil-alih Demokrat, Andi Mallarangeng Beberkan Hubungan Terbaru SBY-Jokowi
"Apabila tidak melakukan protokol kesehatan maka kami akan melakukan imbauan-imbauan secara persuasif sampai pembubaran massa itu sendiri," katanya.
Sebelumnya sebanyak 659 personel Polri akan dikerahkan dalam pengamanan jalannya sidang tiga kasus dugaan tindak pidana karantina kesehatan yang melibatkan Rizieq Shihab.
Kuasa hukum minta HRS dihadirkan dalam sidang
Sementara itu, Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar mengancam akan melakukan aksi walk out apabila habib Rizieq tidak dihadirkan dalam persidangan.
"Kami ancam, jika tidak diterapkan equality before the law kepada HRS (Habib Rizieq Shihab, red) dan kawan-kawan, kami akan walkout," kata Aziz
"Kami minta HRS dkk juga walkout. Biar saja jaksa sidang bertiga dengan hakim dan tembok," imbuh Aziz Yanuar.
Baca juga: Wamenkumham Minta ASN Teladani Sikap Jokowi, Mulai Integritas hingga Inisiatif Laporkan Gratifikasi
Di sisi lain, Pengadilan Negeri Jakarta Timur menyiapkan dua majelis hakim terkait sidang perdana kasus dugaan pelanggaran karantina kesehatan yang menjerat Rizieq Shihab pada Selasa (16/3/2021).
Profil Darmadi Durianto & Gani Suwondo, Politisi PDIP yang Disebut Riang Bekingi Pengusaha di Pluit |
![]() |
---|
Pengusaha Pluit Galang Massa Serang Riang Prasetya, Pasang Fotonya di Spanduk Lebar-lebar: Dicari! |
![]() |
---|
Pemilik dan Karyawan Ruko di Pluit Gelar Aksi Tabur Bunga, Tidak Terima Bangunannya Dibongkar |
![]() |
---|
Ketua RT Riang Prasetya Dicari Pemilik Ruko yang Ditertibkan karena Menyerobot Lahan Fasum di Pluit |
![]() |
---|
Driver Taksi Online Meninggal usai Narik, Keluarga dapat Santunan Rp52 juta dari BPJamsostek |
![]() |
---|