Breaking News:

Vaksin Covid19

MUI Belum Rekomendasi Pengunaan Vaksin Covid-19 dari AstraZeneca, Publik pun Diminta Bersabar

MUI menyampaikan belum memberikan rekomendasi terkait penggunaan vaksin AstraZeneca, meski begitu kajian kandungan vaksin itu telah selesai dilakukan.

Tribunnews.com
Ilustrasi vaksin Covid-19 AstraZeneca. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan belum memberikan rekomendasi terkait penggunaan vaksin AstraZeneca, meski begitu kajian kandungan vaksin itu telah selesai dilakukan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan belum memberikan rekomendasi terkait penggunaan vaksin AstraZeneca, meski begitu kajian kandungan vaksin itu telah selesai dilakukan.

Sehingga hingga saat ini fatwa terkait vaksin AstraZeneca belum dapat disampaikan, karena masih ada data dan informasi yang terbatas terkait vaksin itu yang diketahui oleh MUI.

"Terkait fatwa hari ini kita telah merampungkan cuma masih perapian draft nya dan ini karena sifatnya pertanyaan pemerintah dan Menko ekonomi dan jawabannya kita kirim ke mereka. Karena sifatnya agak tertutup," kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI Miftahul Huda, Selasa (16/3/2021).

Miftahul mengatakan kemungkinan besar, pengunaan vaksin AstraZeneca ke masyarakat tidak dilakukan, sebab banyak informasi jika vaksin tersebut ditangguhkan, namun Miftahul tak menjelaskan secara detail faktor lainnya.

"Iya (besar kemungkinan vaksin itu tidak digunakan). Ada banyak faktor ya penyebabnya. Termasuk di berbagai negara kan juga ditangguhkan dulu ya untuk yang vaksin AZ (AstraZeneca) ini," ujarnya. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Indonesia Tunda Distribusi Vaksin AstraZeneca karena Ada Kasus Pembekuan Darah

Baca juga: Belanda Hentikan Penggunaan Vaksin Covid-19 AstraZeneca, Bagaimana Indonesia?

Baca juga: 8 Negara Tunda Suntikkan Vaksin AstraZeneca karena Kasus Pembekuan Darah, Indonesia Tetap akan Pakai

Baca juga: Indonesia Tetap Pakai Vaksin AstraZeneca Meski Ditangguhkan Penggunaannya di 8 Negara

Kendati demikian, Miftahul menyampingkan saat ini telah mengirimkan draf fatwa dari MUI ke Pemerintah melalui Kemenko Perekonomian.

Merekalah yang diharapkan mengumumkan hasil fatwa itu kepada masyarakat.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan menyampaikan penggunaan vaksin Covid-19 asal AstraZeneca ditunda sementara di Indonesia.

Kemenkes saat ini masih menunggu hasil penelitian dari organisasi kesehatan dunia (WHO) terkait efek samping dari vaksin AstraZeneca tersebut.

Tak hanya itu, Kemenkes juga menunggu fatwa halal vaksin AstraZeneca dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved