Anton Medan Meninggal

Anton Medan Meninggal, Pablo Benua dan Rey Utami Kehilangan Sosok yang Dianggap Seperti Ayah Sendiri

Pasangan Pablo Benua dan Rey Utami ikut berduka setelah kehilangan Anton Medan yang mereka anggap seperti ayah sendiri.

Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo
Pasangan Pablo Benua dan Rey Utami ikut berduka setelah kehilangan Anton Medan yang mereka anggap seperti ayah sendiri. Pablo Benua dan Rey Utami serta anak mereka saat ditemui di rumahnya, kawasan Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/2/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Pablo Benua dan Rey Utami ikut berduka setelah kehilangan Anton Medan.

Anton Medan meninggal dunia di usia 63 tahun, Senin (15/3/2021).

Di akun Instagramnya, Pablo Benua dan Rey Utami mengunggah foto kebersamaan dengan almarhum Anton Medan.

Bagi Pablo Benua dan Rey Utami, almarhum Anton Medan sudah seperti ayahnya sendiri.

Mereka ikut berduka saat Anton Medan menghembuskan napas terakhirnya.

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiuun telah berpulang ke rahmatullah Ayahanda Tercinta Bapak H Anton Medan," tulis Pablo Benua, Senin sore.

Baca juga: Rey Utami Beri Izin Pablo Benua Untuk Poligami, Takut Kehilangan dan Tidak Mau Ada Perselingkuhan

Baca juga: Pablo Benua Pulang Bertemu Rey Utami dan Anaknya Setelah Dibebaskan Bersyarat Akhir Desember 2020

"Kami bersaksi bapak orang baik. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT. Aamin," lanjut Pablo Benua.

Sementara Rey Utami mengunggah foto diri saat sedang melayat jenazah Anton Medan di rumah duka, Senin malam.

Seperti Pablo Benua, Rey Utami juga merasa kehilangan Anton Medan yang sudah seperti ayah kandungnya.

Di foto-foto kenangan yang diunggah Pablo Benua itu terlihat kedekatannya dengan almarhum Anton Medan.

Pablo Benua dan Rey Utami bersama anak mereka sempat menemui Anton Medan sebelum meninggal dunia.

Dikutip dari Wikipedia, Anton Medan dilahirkan dengan nama Tan Hok Liang di Tebing Tinggi, Sumatera Utara, 18 Oktober 1957.

Baca juga: Berikut Wasiat Anton Medan Sebelum Meninggal Dunia Hingga Persiapkan Lahan Makam Sejak 20 Tahun Lalu

Baca juga: Anton Medan Meninggal Dunia, Besok Pagi Dimakamkan di Pondok Pesantren At-Taibin Pondok Rajeg

Tan Hok Liang kemudian berganti nama menjadi Muhammad Ramdhan Efendi.

Anton Medan dikenal sebagai mantan perampok dan bandar judi yang telah insaf.
Anton Medan bahkan menjadi Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) sejak 2012.

Di tahun 1992, Anton Medan memeluk Islam dan mendirikan rumah ibadah yang diberi nama Masjid Jami Tan Hok Liang.

Mantan narapidana Tan Hok Liang atau dikenal Anton Medan menjadi pemimpin unjuk rasa di halaman Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang, Jakarta Timur, Sabtu (4/11/2000). Mereka menuntut terpidana Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto diperlakukan secara sama dengan narapidana dan tahanan lainnya.
Mantan narapidana Tan Hok Liang atau dikenal Anton Medan menjadi pemimpin unjuk rasa di halaman Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang, Jakarta Timur, Sabtu (4/11/2000). Mereka menuntut terpidana Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto diperlakukan secara sama dengan narapidana dan tahanan lainnya. (Kompas/Danu Kusworo)

Masjid itu terletak di areal Pondok Pesantren At-Taibin, Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Semasa hidupnya, banyak tuduhan yang diarahkan padanya seputar keterlibatannya di kerusuhan Mei 1998.

Baca juga: Cerita Ahok, Sempat Jenguk Selama 1 Jam Anton Medan yang Meninggal Dunia karena Sakit Stroke

Baca juga: VIDEO Anton Medan Meninggal Dunia, Sudah Siapkan Liang Lahat di Pondok Pesantren At-Taibin

Anton Medan juga pernah masuk penjara sewaktu masih menjadi perampok dan bandar judi.

Rencananya, jenazah Anton Medan akan dimakamkan di areal Pondok Pesantren At-Taibin, Pondok Rajeg, Selasa (16/3/2021) pagi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved