Amandemen UUD 1945

Amien Rais Curiga Ada Upaya Ubah Jabatan Presiden Jadi 3 Periode, Ali Mochtar Ngabalin: Faktor Uzur

Isu Presiden dapat dipilih tiga kali, kata Ngabalin, bukan kali ini saja muncul.

Editor: Yaspen Martinus
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Amien Rais curiga Jokowi akan mendorong sidang MPR untuk mengamandemen UUD 1945, agar Presiden bisa dijabat tiga periode. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin angkat bicara mengenai dugaan Amien Rais soal upaya mengamanden UUD 1945, sehingga Presiden bisa dipilih tiga kali.

Menurut Ngabalin, pernyataan Amien Rais tersebut terlontar karena faktor uzur.

"Faktor uzur, mungkin karena faktor uzur sehingga Pak Amien rais itu kadang ingat, kadang lupa."

Baca juga: Sudah 89 Akun Medsos Ditegur Polisi Virtual Termasuk 1 WhatsApp, Banyak yang Langsung Menghilang

"Pak Amien Rais ini kan tokoh, jadi kalau sekali beliau memberikan statement itu pasti akan berpengaruh kepada ruang publik," kata Ngabalin kepada wartawan, Senin (15/3/2021).

Isu Presiden dapat dipilih tiga kali, kata Ngabalin, bukan kali ini saja muncul.

Kurang lebih setahun lalu, isu serupa sempat ramai.

Baca juga: Pemerintah Diminta Percepat Vaksinasi Sebelum Covid-19 Bermutasi Lebih Banyak Lagi

Presiden, kata Ngabalin, mengaku tidak nyaman dengan isu tersebut.

"Bang Ali ingat sekali Bapak Presiden setahun lalu lebih kurang, itu kan Presiden menyampaikan bahwa beliau tidak nyaman."

"Kemudian ada orang menyampaikan pandangan mereka tentang boleh tidaknya masa jabatan tiga periode."

Baca juga: Semua Penyintas Berpotensi Alami Long Covid, Waktu Kesembuhan Berbeda Tergantung Kondisi Tubuh

"Waktu itu Presiden mengeluarkan statement, ada pihak-pihak yang sengaja mencari muka kemudian menyampaikan apakah tidak ada kemungkinan tiga periode."

"Sehingga Presiden menyampaikan pernyataan ini sama dengan menampar muka saya."

"Bang Ali ingat sekali, ingin mencari muka, ingin menjerumuskan Presiden," tuturnya.

Baca juga: Dikasih Jabatan Apa Pun di Partai Demokrat Kubu Moeldoko, Max Sopacua Siap

Ngabalin mengatakan, isu adanya upaya perubahan aturan agar Presiden dapat dipilih kembali setelah menjabat dua periode, harus dibantah.

Karena, menurut Ngabalin, isu tersebut akan menjadi perbincangan publik yang sia-sia.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved