Breaking News:

Berita Video

VIDEO Warga Duta Harapan - Telaga Mas Bekasi Utara Geram Akses Jalan Rusak Berat Puluhan Tahun

Salah satu permasalahannya yakni kerusakan akses Jalan Duta Boulevard Barat yang telah terjadi selama puluhan tahun.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI UTARA -- Warga Perumahan Duta Harapan dan Telaga Mas, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, mengeluhkan kesemrawutan yang terjadi di sekitar Danau Duta Harapan.

Salah satu permasalahannya yakni kerusakan akses Jalan Duta Boulevard Barat yang telah terjadi selama puluhan tahun.

Ketua RW 011 Duta Harapan, Agus Triyanto menjelaskan kerusakan jalan telah terjadi sejak awal kali perumahan selesai di bangun.

Baca juga: Anda Kehilangan Kendaraan? Bisa Cek di Polres Bogor, Ada 134 Unit Hasil Curian yang Diamankan

Baca juga: HATI-HATI! Mabes Polri Sebut Ada Ribuan Pelaku Penipuan Vaksinasi Covid-19 Siap Beraksi,Ini Modusnya

Baca juga: Hati-hati Sunat Laser Berisiko Membuat Alat Kelamin Anak Hitam Akibat Luka Bakar, Ini Penjelasannya

"Sudah lama banget, dari tahun 1997 rusak, sekarang semakin parah," tutur Agus saat ditemui di lokasi, Sabtu (13/3/2021).

Agus bersama 6 ketua RW yang wilayahnya berada di sekitar danau seluas 3 hektar tersebut, kemudian menginisiasi untuk membuat Manajemen Duta Harapan - Telaga Mas (Dumas).

Manajemen Dumas sendiri berasal dari warga yang bermukim di RW 10, 11, 13, 14, 16 dan 17.

Pembuatan Manajemen Dumas diharapkan bisa mendorong Pemkot Bekasi untuk turun tangan menuntaskan kesemerawutan di wilayahnya, termasuk kerusakan jalan selama puluhan tahun.

"Sebenarnya jalan tersebut belum diserahterimakan pengembang kepada Pemkot Bekasi karena mereka belum menuntaskan kewajibannya membuat fasos dan fasum. Sampai sekarang asetnya masih milik pengembang," kata Agus.

Akibatnya, infrastruktur jalan tersebut terbengkalai sehingga warga gigit jari lantaran tak ada upaya untuk memperbaikinya.

Padahal, Jalan Duta Boulevard Barat yang dibagi menjadi dua ruas, merupakan salah satu jalan alternatif yang sering dilewati pengendara mana kala terjadi kemacetan di Jalan Lingkar Utara maupun Perjuangan.

"Kalau jalan utama macet, pengendara lewat jalan ini. Tapi karena salah satu sisi jalannya rusak, mereka semua melintas di jalan sebelahnya. Imbasnya macet di jalan sebelah," ungkapnya.

Baca juga: Pangeran Uni Emirat Arab Beri Hadiah Jokowi Masjid Mewah Seluas 3 Hektar di Solo, Ini 4 Faktanya

Baca juga: WOW Proyek RSUD Malingping Senilai Rp2,5 Miliar lewat Penunjukan Langsung, Ini Kata Gubernur Banten

Baca juga: WADUH, Pemuda di Cakung Curi Beha dan Celana Dalam Ibu Muda Tetangganya, Ternyata Dipakai untuk Ini

Ia berharap agar Pemkot Bekasi membantu warga menuntaskan salah satu masalah yang telah terjadi selama puluhan tahun tersebut.

Pantauan Warta Kota, sedikit sekali pengendara yang melintas di sisi jalan yang rusak berat. Tak ada aspal tersisa di jalan sepanjang kurang lebih 600 meter tersebut.

Permukaannya hanya dipenuhi bebatuan dan kerikil yang berasal dari gerusan kontur jalan. Selain bergelombang, lubanh-lubang memenuhi jalan menuju Danau Duta Harapan. (abs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved