Breaking News:

Partai Politik

SBY Bisa Marah kepada Jokowi Jika KLB Partai Demokrat Disahkan, Politik Nasional Berpotensi Kacau

Kalau hubungan SBY dengan Jokowi memanas, dikhawatirkan terjadi peningkatan kekacauan politik dalam jangka panjang.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/BIRO PERS/CAHYO BRURI SASMITO
Hubungan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang relatif baik selama ini, dikhawatirkan memanas, jika KLB Partai Demokrat disahkan pemerintah. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - M Jamiluddin Ritonga, pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul mengatakan, hubungan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang relatif baik selama ini, dikhawatirkan memanas.

Hal itu bisa terjadi, kata Jamiluddin, apabila kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara, disahkan oleh kepemimpinan Presiden Jokowi.

Karena katanya, jika dipandang secara kasat mata, KLB tidak memenuhi dasar hukum, baik Undang-undang Partai Politik maupun AD/ART Partai Demokrat.

Baca juga: Sudah 89 Akun Medsos Ditegur Polisi Virtual Termasuk 1 WhatsApp, Banyak yang Langsung Menghilang

"Kalau Jokowi melalui Menteri Hukum dan HAM mengesahkan hasil KLB Deli Serdang, maka keberpihakan pemerintah sulit untuk dibantah."

"Hal ini kiranya akan memicu kemarahan SBY terhadap Jokowi," ulas Jamilludin lewat keterangan tertulis, Jumat (12/3/2021).

Jika hal tersebut terjadi, lanjutnya, maka dapat memicu konstelasi atau keadaan politik nasional yang dinilai akan makin tidak terkendali.

Baca juga: Pemerintah Diminta Percepat Vaksinasi Sebelum Covid-19 Bermutasi Lebih Banyak Lagi

Panasnya hubungan SBY dan Jokowi, imbuhnya, juga membahayakan kondusivitas politik nasional.

Terlebih, katanya, akan memicu kemarahan pendukung SBY yang akan sulit dikendalikan.

Karena menurutnya, baik SBY maupun Jokowi memiliki jumlah pengikut yang banyak.

Baca juga: Semua Penyintas Berpotensi Alami Long Covid, Waktu Kesembuhan Berbeda Tergantung Kondisi Tubuh

"Kalau para pengikut kedua belah pihak turut terlibat dalam konflik tersebut, maka akan semakin kacaulah politik nasional," urainya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved