Protokol Kesehatan

Ratusan Warga Bogor Terjaring PPKM Mikro Stasioner karena Melanggar Protokol Kesehatan

Dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19 selama liburan panjang pekan ini, Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor menggelar operasi yustisi.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Valentino Verry
Ratusan Warga Bogor Terjaring PPKM Mikro Stasioner karena Melanggar Protokol Kesehatan
Warta Kota/Hironimus Rama
Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor menggelar operasi yustisi di beberapa titik wilayah Kabupaten Bogor pada Sabtu (13/3/2021).

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19 selama liburan panjang pekan ini, Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor menggelar operasi yustisi di beberapa titik wilayah Kabupaten Bogor.

Operasi ini digelar untuk mendisiplinkan protokol kesehatan dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang berlangsung hingga 22 Maret 2021 nanti.

Operasi yustisi pertama digelar Polsek Sukaraja bersama dengan Satpol PP dan Dishub di Jl. Raya Bogor KM 52, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja.

Di bawah dipimpin langsung Kanit Lantas Polsek Sukaraja AKP Yulita Heriyanti, operasi ini menjaring  50 pelanggar protokol kesehatan.

“Kami memberikan teguran dan melakukan pembagian masker sebanyak 30 buah masker kepada warga,” kata Kapolsek Sukaraja Kompol Ari Trisnawati, Sabtu (13/3/2021).

Baca juga: Pemkab Bekasi Akui Aktivitas di Pasar Masih Abaikan Protokol Kesehatan Virus Corona

Baca juga: Jonatan Christie Tetap Terapkan Protokol Kesehatan Usai Mendapatkan Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua

Baca juga: VIDEO Rizky Billar Minta Maaf Diduga Langgar Protokol Kesehatan Saat Buka Cabang Usaha Kulinernya

Aparat gabungan juga melakukan tindakan peneguran dan himbauan tentang protokol kesehatan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, Mengurangi mobilitas) kepada warga masyarakat yang tidak menggunakan masker.

“Operasi PPKM Mikro gabungan ini berjalan dengan kondusif dan lancar namun masih ada beberapa masyarakat yang tidak menggunakan masker sehingga petugas memberikan sanksi”, ungkap Ari.

Operasi PPKM Mikro juga digelar Polsek Cijeruk bersama dengan Koramil dan Satpol PP.

Berlokasi di Jalan Pasar Cibadak, operasi gabungan diisi dengan kegiatan sosialisasi Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 1 tahun 2021 tentang PPKM untuk pengendalian penyebaran Covid 19.

“Kami melakukan tindakan peneguran dan himbauan kepada para warga yang masih tidak menggunakan masker,” papar Kapolsek Cijeruk Kompol Nurahim.

Dalam operasi ini, petugas gabungan berhasil menjaring 25 warga yang tidak menggunakan masker.

Titik lain yang menjadi target operasi kali ini adalah Kecamatan Citeureup.

Baca juga: Roy Suryo Berharap Piala Menpora 2021 Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Baca juga: Antis Dukung Pemulihan Industri Pariwisata Indonesia Melalui Penerapan Protokol Kesehatan

Baca juga: Rizal Ramli Ledek Jokowi yang Disambut Petruk Hidung Panjang, Ferdinand: Jokowi Sakti seperti Petruk

Bertempat di Fly Over Tol Citeureup, operasi gabungan ini memberikan himbauan kepada masyarakat tentang pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat diantaranya pendisiplinan protokol kesehatan dalam pencegahan penularan Covid-19.

“Kami melakukan tindakan dan himbauan secara humanis kepada para warga yang tidak memakai masker serta membubarkan kerumunan,” kata Kapolsek Citeureup Kompol Ricky Wowor.

“Petugas memberikan teguran berupa sanksi sosial dan teguran tertulis sebanyak 70 pelanggar dan membagikan masker sebanyak 200 buah masker,” pungkas Wowor.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved