Breaking News:

Partai Politik

Partai Demokrat Diminta Jangan Takabur, Boni Hargens Sebut Kubu Moeldoko Perpustakaan Hidup

Jika di pengadilan nanti yang dimenangkan kubu AHY, Boni meminta kubu Moeldoko jangan kecewa.

Editor: Yaspen Martinus
Kompas.com
Partai Demokrat diminta tak takabur menyikapi konflik dengan kubu Moeldoko. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Pakar politik Boni Hargens meminta Partai Demokrat tak takabur menyikapi konflik dengan kubu Moeldoko.

"Ini masih air pasang, belum tsunami," kata Boni dalam Webinar Prahara Partai Demokrat yang digelar Komunitas Kita Tidak Takut, Jumat (12/3/2021).

Sebab, Boni mengetahui betul siapa orang-orang yang ada di Demokrat versi KLB.

Baca juga: 22 Teroris dari Jatim Bakal Diboyong ke Jakarta, Masih Ada 6.000 Anggota dan Simpatisan di Indonesia

Dia menyebut mereka sebagai perpustakaan hidup Partai Demokrat.

"Mereka tahu hitam putih proses politik kekuasaan 2004-2014, jadi agak perlu waspada juga, jangan merasa besar," tambah Boni.

Jika di pengadilan nanti yang dimenangkan kubu AHY, Boni meminta kubu Moeldoko jangan kecewa.

"Tetapi kalau yang dimenangkan kubu jenderal, bukan kubu mayor, jangan menangis, karena dulu PKB mengalami hal yang sama."

"Pemerintah diam dan proses hukum berjalan."

"Jadi kalau nanti penegakan hukum yang sama terjadi, ternyata Demokrat yang sah milik Moeldoko, ya jangan menangis bombay, karena ini negara hukum," papar Boni.

AHY Dituding Palsukan Akta Pendirian

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved